BANDUNG (MAWARTA) – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meninjau langsung salah satu korban tabrakan kereta api (KA) Argo Bromo anggrek vs KRL yang sedang dirawat di rumah sakit (RS).
Dalam kegiatan tersebut, Dedi Mulyadi turut didampingi Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.
Dedi Mulyadi mengatakan, salah satu korban tersebut merupakan seorang asisten rumah tangga yang saat itu hendak pulang dari tempat kerjanya.
“Salah satu korban terluka imbas tabrakan kereta. Seorang asisten rumah tangga yang berniat pulang dari tempat kerjanya,” ujar Gubernur Jabar dalam keterangan di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71 dikutip pada Kamis (30/4/2026) sore.
Menurut KDM (Kang Dedi Mulyadi) sapaan akrab Gubernur Jabar, peristiwa kecelakaan yang dua kereta api di stasiun Bekasi Timur merupakan sebuah alarm untuk selalu meningkatkan mitigasi dalam rangka meminimalisir kecelakaan.
“Sebuah alarm bagi kita untuk selalu meningkatkan mitigasi dalam rangka meminimalisir kecelakaan,” pungkasnya.
Peristiwa kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo anggrek vs KRL tersebut, terjadi di stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026). (*)













