SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KRIMINAL

Judi dan Dugaan Narkoba di Namorambe Disorot, Warga Pertanyakan Kepekaan Kapolsek

×

Judi dan Dugaan Narkoba di Namorambe Disorot, Warga Pertanyakan Kepekaan Kapolsek

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi: Lokasi Permainan Judi Mesin Tembak Ikan di Ruko Terminal Namorambe.

Namorambe (MAWARTA) – Dugaan praktik perjudian mesin tembak ikan dan aktivitas mencurigakan yang disebut-sebut terkait narkoba di wilayah Namorambe kembali menuai keresahan warga.

Masyarakat mempertanyakan kepekaan aparat kepolisian setempat karena aktivitas tersebut dinilai belum mendapat penindakan tegas.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Warga menyebut sedikitnya ada tiga lokasi yang menjadi sorotan, yakni ruko di kawasan Terminal Namorambe, warung kopi di Tangkahan, serta warung kopi di Dusun Namopinang, Desa Namorambe.

Di lokasi-lokasi tersebut, masyarakat mengaku kerap melihat mesin judi tembak ikan beroperasi.

Khusus di ruko Terminal Namorambe, warga juga menyebut adanya aktivitas mencurigakan di bagian belakang bangunan yang diduga menjadi tempat berkumpul sejumlah orang pada malam hari.

Informasi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat karena dikhawatirkan berkaitan dengan aktivitas narkoba, meski hingga kini belum ada keterangan resmi aparat.

“Warga heran, aktivitas seperti itu disebut-sebut sudah lama, tapi belum terlihat tindakan nyata. Apakah tidak ada kepekaan aparat terhadap keresahan masyarakat?” ujar seorang warga.

BACA JUGA:  Kapolres Sergai AKBP Oxy Kembali Ajak Masyarakat Ikut Perangi Narkoba

Kondisi ini membuat masyarakat mulai mempertanyakan kinerja Kapolsek Namorambe AKP Wira Sinulingga.

Warga menilai aparat seharusnya lebih responsif terhadap laporan dan situasi di lapangan, terlebih ketika isu perjudian dan narkoba sudah menjadi perbincangan terbuka di lingkungan masyarakat.

Tidak hanya itu, warga juga menyampaikan kritik terhadap jajaran Polresta Deli Serdang yang dinilai belum menunjukkan langkah tegas dalam menindak dugaan aktivitas tersebut.

Kepercayaan publik, menurut warga, mulai menurun karena laporan yang disampaikan belum terlihat dampaknya di lapangan.

“Kalau benar ada, seharusnya segera ditertibkan. Jangan sampai masyarakat menganggap ada pembiaran,” ungkap warga lainnya.

Masyarakat berharap perhatian lebih serius dari jajaran kepolisian di tingkat provinsi.

Warga meminta Kapolda Sumatera Utara memerintahkan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumut untuk turun langsung menindaklanjuti keresahan yang berkembang di tengah masyarakat Namorambe.

Warga menilai langkah tersebut penting guna memulihkan kepercayaan publik serta memastikan wilayah mereka bersih dari praktik perjudian maupun aktivitas ilegal lain yang meresahkan.

BACA JUGA:  Kejati Sumut Tahan 4 Konsultan Pengawas Proyek Jalan Rp43,7 Miliar di Batubara

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Namorambe dan Polresta Deli Serdang masih diupayakan untuk dikonfirmasi terkait dugaan aktivitas perjudian dan informasi yang beredar di masyarakat tersebut. (Son)