TANJUNGBALAI (MAWARTA) – Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Asahan bersama tim gabungan berhasil menggagalkan dugaan penyelundupan ballpress menggunakan KM Karimah GT 34 di Perairan Pantai Prupuk, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Rabu (20/5/2026).
Tim gabungan tersebut terdiri dari Fleet Quick Response Team (FQRT) Lanal TBA, Den Intel Koarmada I, Satgas Ops Intelmar Koarmada I, serta Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya C Kuala Tanjung.
Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi intelijen terkait adanya kapal yang membawa ballpress dari Malaysia dan diduga akan masuk ke wilayah perairan Batu Bara.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan langsung bergerak menggunakan Patkamla RBB-09 Posal Tanjung Tiram untuk melakukan patroli dan penyekatan di lokasi yang dicurigai.
Komandan Lanal TBA Letkol Laut (P) Agung Dwi H.D., M.Tr.Opsla., CTMP., dalam konferensi pers pada Kamis (21/5/2026) pagi menjelaskan, saat patroli berlangsung petugas menemukan satu kapal mencurigakan dalam kondisi kandas di Perairan Pantai Prupuk.
“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap KM Karimah, petugas menemukan sekitar 400 ballpress di dalam kapal,” ujar Agung.
Namun, nahkoda dan seluruh anak buah kapal (ABK) tidak ditemukan di lokasi. Hingga kini, petugas masih melakukan pencarian terhadap para awak kapal tersebut.
Danlanal menegaskan, operasi ini merupakan bentuk implementasi Asta Cita Presiden RI yang ditindaklanjuti melalui perintah Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali untuk menindak segala bentuk tindak pidana, khususnya penyelundupan barang ilegal lintas negara melalui jalur laut.
Saat ini kapal beserta barang bukti telah diamankan di Dermaga Panton Bagan Asahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. (Kurniawan)













