SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
TNI POLRI

Terlantar dan Jalan Kaki di Sergai, Pasutri Asal Jakarta Akhirnya Pulang Berkat Bantuan Polisi

×

Terlantar dan Jalan Kaki di Sergai, Pasutri Asal Jakarta Akhirnya Pulang Berkat Bantuan Polisi

Sebarkan artikel ini
Foto: Personel Polres Sergai IPDA Brimen Sihotang Bantu Warga Pulang ke Jakarta.

SERGAI (MAWARTA) – Kisah haru dialami pasangan suami istri asal Jakarta Selatan bersama dua anak mereka saat terlantar di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Dalam kondisi kehabisan biaya dan berjalan kaki di pinggir jalan, keluarga tersebut akhirnya mendapat pertolongan dari jajaran Polres Sergai hingga bisa kembali pulang ke Jakarta, Kamis (28/5/2026).

Aksi kemanusiaan itu dilakukan personel Sat Narkoba Polres Sergai yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Erickson David, S.H., M.H., melalui Ipda Brimen Sihotang, S.H., M.H. Polisi bergerak cepat setelah melihat kondisi keluarga tersebut yang kelelahan dan kebingungan di wilayah Perbaungan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Tak hanya memberi makan, personel Polres Sergai juga membantu biaya perjalanan dan mengantar langsung keluarga itu ke loket Bus ALS di Kampung Pon agar dapat kembali ke ibu kota.

“Kami berharap kehadiran Polri benar-benar bisa dirasakan masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan bantuan,” ujar AKP Erickson David.

BACA JUGA:  Korem 022/PT Dukung Penuh Pembangunan Bendungan Lau Simeme

Pasutri tersebut diketahui bernama Masitoh Ainun Lubis (40) dan suaminya Radi (43), warga Cipulir, Jakarta Selatan. Dengan mata berkaca-kaca, Masitoh mengaku tidak menyangka akan mendapat bantuan dari polisi saat berada dalam kondisi sulit.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Sergai yang sudah membantu kami pulang ke Jakarta. Semoga Polri semakin sukses dan terus mengayomi masyarakat,” ucapnya haru.

Perjalanan keluarga ini memang penuh perjuangan. Mereka berangkat dari Jakarta menuju Medan sekitar dua minggu sebelum Idul adha untuk berziarah ke makam orang tua setelah mendapat kabar duka melalui media sosial Facebook.

Karena keterbatasan ekonomi, mereka hanya mampu membeli tiket bus hingga Bandar Lampung. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan menumpang truk hingga tiba di Medan.

Usai tiga hari berada di Medan, mereka berusaha kembali ke Jakarta tanpa memiliki ongkos. Bahkan, keluarga tersebut sempat berjalan kaki dan hanya mendapat bantuan Rp.50 ribu dari warga untuk naik angkutan umum menuju Perbaungan.

BACA JUGA:  Gelar Minggu Kasih Polres PSP perkenalkan program "SANTABI" ke warga Jemaat Gereja

Dalam kondisi lelah bersama dua anak mereka, pasutri itu akhirnya bertemu Ipda Brimen Sihotang yang langsung memberikan pertolongan.

Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk nyata pelayanan Polri Presisi yang humanis dan peduli kepada masyarakat.

“Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar segera menghubungi Call Center 110 apabila mengalami kendala, gangguan kamtibmas, maupun tindak kriminalitas. (*)