LUBUK PAKAM (MAWARTA) – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Deli Serdang tahun ini mendapat sentuhan berbeda.
Pemerintah daerah mengajak seluruh pihak mengganti karangan bunga dengan bibit pohon yang dapat ditanam dan dirawat untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan.
Gerakan tersebut ditandai dengan penanaman pohon alpukat oleh Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan di halaman Perpustakaan Kabupaten Deli Serdang, Kamis (20/8/2026).
Sebanyak 140 bibit pohon dan 40 bunga dikumpulkan dari sumbangan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD) dan organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk kemudian ditanam serta dirawat bersama.
Bupati Deli Serdang mengatakan, penggantian karangan bunga dengan bibit tanaman merupakan cara sederhana untuk mengubah ucapan peringatan kemerdekaan menjadi aksi yang memberikan manfaat lebih panjang.
“Untuk HUT Kemerdekaan tahun ini, kita tidak lagi menggunakan karangan bunga. Kita mengajak semua pihak menggantinya dengan bibit tanaman yang bisa ditanam dan dirawat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Asri Ludin.
Menurutnya, karangan bunga pada umumnya hanya dapat dinikmati dalam waktu singkat. Sementara pohon yang ditanam dan dirawat dengan baik dapat tumbuh, menghasilkan manfaat ekologis sekaligus memperindah lingkungan.
“Kalau karangan bunga hanya bertahan beberapa hari, pohon bisa tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Ini yang ingin kita bangun, bagaimana peringatan kemerdekaan juga memberikan manfaat bagi lingkungan,” katanya.
Dari total 140 bibit pohon yang terkumpul, sebanyak 27 pohon ditanam di halaman Perpustakaan Kabupaten Deli Serdang.
Sementara 113 bibit lainnya dijadwalkan ditanam secara serentak dalam kegiatan Jumat Bersih, Jumat (21/8/2026). Lokasi penanaman meliputi kawasan Cadika Lubuk Pakam, Kantor Camat Pagar Merbau, Alun-Alun Percut dan Kantor BPBD Deli Serdang.
Gerakan tersebut tidak hanya diarahkan untuk memperbanyak tanaman di ruang publik, tetapi juga membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan membutuhkan keterlibatan bersama.
Bupati Asri Ludin menekankan, keberhasilan program tersebut tidak ditentukan dari jumlah pohon yang berhasil ditanam saja. Perawatan setelah penanaman menjadi bagian penting agar bibit dapat tumbuh dan benar-benar memberikan manfaat.
“Yang paling penting bukan hanya menanam, tetapi juga merawatnya. Mari kita jadikan ini sebagai gerakan bersama untuk membuat Deli Serdang semakin hijau dan nyaman,” ajaknya.
Gerakan mengganti karangan bunga dengan bibit pohon tersebut diharapkan dapat menjadi kebiasaan baru dalam memperingati momentum penting daerah maupun nasional, dengan meninggalkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dan lingkungan dalam jangka panjang. (Hoko)















