TANJUNGBALAI (MAWARTA) – Pemerintah Kota Tanjungbalai mulai memperkuat budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) dengan menerapkan Core Values ASN BerAKHLAK sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Penerapan nilai BerAKHLAK tersebut secara resmi dilaunching Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim saat memimpin Apel Pemerintahan di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Senin (10/8/2026).
Bagi Pemko Tanjungbalai, penerapan BerAKHLAK tidak diarahkan sebatas slogan yang terpampang di lingkungan pemerintahan. Tujuh nilai yang terkandung di dalamnya, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif, diminta menjadi bagian dari perilaku ASN dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari.
Mahyaruddin mengatakan, perubahan budaya kerja ASN harus terlihat dari cara aparatur memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan yang cepat, tepat dan ramah menjadi salah satu bentuk nyata penerapan nilai tersebut.
“ASN di Kota Tanjungbalai harus menjadikan BerAKHLAK sebagai budaya kerja sehari-hari, mulai dari memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan ramah kepada masyarakat hingga mampu berkolaborasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Mahyaruddin.
Menurutnya, setiap ASN juga harus memiliki semangat “Bangga Melayani Bangsa”. Prinsip tersebut menuntut aparatur bekerja dengan penuh tanggung jawab, memberikan pelayanan terbaik dan memastikan keberadaan pemerintah memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Pemko Tanjungbalai selanjutnya akan memperkuat penerapan nilai-nilai tersebut melalui berbagai langkah strategis untuk membangun aparatur yang profesional, berintegritas, responsif dan mampu mengikuti perubahan zaman.
“Bangga Melayani Bangsa yaitu bekerja dengan penuh tanggung jawab, memberikan pelayanan terbaik serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Sebagai bagian dari launching, penerapan ASN BerAKHLAK ditandai dengan penandatanganan pakta integritas oleh perwakilan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyematan pin kepada perwakilan ASN sebagai simbol kesiapan aparatur di lingkungan Pemko Tanjungbalai untuk menjalankan nilai-nilai BerAKHLAK sekaligus mendukung visi dan misi Wali Kota serta Wakil Wali Kota Tanjungbalai.
Mahyaruddin menegaskan, penguatan budaya kerja ASN diharapkan tidak hanya berdampak pada internal birokrasi, tetapi juga bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dengan demikian, penerapan BerAKHLAK di lingkungan Pemko Tanjungbalai diharapkan mampu mendorong aparatur menjadi lebih berintegritas, responsif dan profesional dalam menjalankan tugas serta menjadi teladan di tengah masyarakat. (Kurniawan)















