NASIONAL

SMSI ASTAB Jalin Silahturahmi Ke SMPN 3 Kisaran

×

SMSI ASTAB Jalin Silahturahmi Ke SMPN 3 Kisaran

Sebarkan artikel ini

Mawartanews.com, Asahan – Pengurus SMSI jalin Silahturahmi ke SMP Negeri 3 Kisaran di ruangan kepala sekolah Jalan Madong Lubis, Kelurahan Selawan Kecamatan Kota Kisaran Timur Kabupaten Asahan, Selasa (19/07)

Kepala sekolah SMPN 3 Kisaran Drs. Zulkifli dan Ketua MKKS SMP sekaligus kepala sekolah SMPN 6 KIsaran Syamsul Napitupulu mengatakan mengapresiasi serta menyambut baik kehadiran dari pengurus SMSI Astab.

Menurut Kepala Sekolah SMPN 6 KIsaran Drs. Zulkifli, MSi bahwa kemajuan pendidikan tidak terlepas dari peran serta masyarakat, orang tua dan dukungan dari Media .

“Kalo salah , tegur kami dan kasih masukan bagi para pendidik agar kami dapat memperbaikinya dan juga perlu di lindungi,” Ucap Zulkifli

Ia juga mengatakan orang tua juga harus di beri pemahaman tentang Pendidikan. Jangan sekali-kali orang tua selalu menampung apa yang telah di sampaikan oleh anak didik tentang keburukan.

BACA JUGA:  Pangdam I/BB Lakukan Final Check PAM F1 Powerboat World Championship Danau Toba

“Pendidikan bukan karena pintar, tapi harus baik budi Bahasa jangan pernah menyinggung perasaan dari anak didik,” ungkapnya.

“Anak bodoh bukan sebagai tolak ukur untuk menjadi berhasil, melainkan kedisiplinan dan kerja keras yang paling utama,” tambahnya.

Sementara iti Ketua MKKS SMP yang sekaligus Kepala Sekolah SMPN 6 Kisaran Syamsul Napitupulu, SPd, MSi mengatakan bahwa dalam memajukan pendidikan khusus pada kurikulum Merdeka di perlukan Fasilitas Sarana dan Prasarana Sekolah yang dapat membantu peningkatan mutu pendidikan

” Guru diberikan pemahaman tentang apa itu kurikulum Merdeka serta melakukan pelatihan guru-guru yang di unjuk sebagai sekolah Kurikulum Merdeka,” ucap Syamsul.

Terakhir Syamsul mengatakan bahwa pendanaan dari pelatihan guru-guru tersebut dapat dipergunakan dengan mengunakan dari dana Dana Bos.

BACA JUGA:  Pemerintah Kabupaten Asahan Raih Penghargaan Realisasi Anggaran Terbaik I di Sumatera Utara

“Guru-guru nantinya yang ikut pelatihan dananya dapat mengunakan dari dana bos,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *