Pancurbatu (MAWARTA) – Darwin Tarigan (64), warga Dusun II Desa Salam Tani, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang, mengaku kecewa terhadap penanganan kasus pembakaran tiga unit sepeda motor miliknya yang hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti.
Peristiwa pembakaran tersebut terjadi pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB di kawasan Dusun Lausibel, Desa Buah Nabar, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.
Kepada wartawan, Selasa (26/5/2026), Darwin Tarigan menjelaskan bahwa pada hari kejadian dirinya bersama anaknya, Ali Wardana Tarigan, serta dua pekerja pergi ke ladang miliknya untuk membersihkan lahan yang rencananya akan ditanami kelapa sawit.
Menurut Darwin, lahan seluas satu hektare tersebut dibelinya dari Ngawin Gurusinga pada tahun 2013.
Karena akses menuju lokasi cukup sulit dilalui, mereka memarkirkan tiga unit sepeda motor di dekat perladangan milik Moris Gurusinga yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi ladang.
Adapun ketiga sepeda motor tersebut yakni Honda Supra X 125 BK 3604 AMI, Honda Supra X 125 BK 4069 GG, serta Yamaha Vixion milik Ali Wardana Tarigan.
“Saat itu kami fokus bekerja membersihkan ladang dan tidak mengetahui apa yang terjadi di sekitar lokasi parkir sepeda motor,” ujar Darwin.
Sekitar pukul 12.30 WIB, Darwin mengaku didatangi Moris Gurusinga dan Berto Gurusinga yang memberitahukan bahwa ketiga sepeda motor mereka telah terbakar.
Mendengar informasi tersebut, Darwin bersama anak dan para pekerjanya langsung menuju lokasi parkir dan mendapati ketiga sepeda motor sudah hangus terbakar hingga tinggal rangka.
Usai kejadian, Darwin langsung membuat laporan ke Polsek Pancurbatu. Laporan tersebut tercatat dengan nomor: LP/B/171/V/2026/SPKT/POLSEK PANCURBATU/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.
Namun, setelah lebih dari sepekan berlalu, Darwin mengaku belum menerima kejelasan terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
“Saya berharap pihak kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelaku pembakaran. Kerugian kami mencapai sekitar Rp42 juta,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Pancurbatu Kompol Junaidi SH yang dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp terkait perkembangan kasus tersebut belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan. (*)













