NASIONAL

Kinerja BTN Syariah Terus Membaik, Laba Bersih Naik 40% di Kuartal I/2023

135
×

Kinerja BTN Syariah Terus Membaik, Laba Bersih Naik 40% di Kuartal I/2023

Sebarkan artikel ini

MAWARTANEWS.com, JAKARTA |

Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN Syariah) mencatatkan laba bersih sebesar Rp105,15 miliar pada kuartal I/2023, naik 40% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp75,41 miliar.

Prestasi BTN Syariah selama bertahun-tahun telah menunjukkan kinerja yang gemilang, mengindikasikan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap bank syariah tersebut.

“Kami optimistis dengan kepercayaan besar masyarakat, kinerja BTN Syariah akan terus positif hingga akhir tahun 2023,” kata Nixon LP Napitupulu, Direktur Utama Bank BTN dalam keterangannya pada Kamis (27/4).

Nixon menjelaskan, kinerja positif BTN Syariah didukung oleh pertumbuhan bisnis yang stabil.

Pencapaian ini tercermin dari penyaluran pembiayaan BTN Syariah yang mencapai Rp32,63 triliun pada akhir Maret 2023, naik 15,52% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp28,24 triliun.

BACA JUGA:  Rencana Akuisisi Bank Syariah, BTN Incar Lebih Banyak Dana Murah

Pembiayaan perumahan masih mendominasi, dengan total penyaluran mencapai Rp31,85 triliun selama kuartal I/2023, naik 17,03% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp27,22 triliun.

Pada kuartal I/2023, pembiayaan rumah subsidi menjadi bagian dari ekspansi BTN Syariah di bidang pembiayaan perumahan, dengan pertumbuhan sebesar 20,05% menjadi Rp19,77 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp16,47 triliun.

“Meskipun pembiayaan mengalami pertumbuhan yang tinggi, BTN Syariah berhasil mempertahankan pertumbuhan aset yang berkualitas dengan menurunkan NPF menjadi 3,29% pada akhir Maret 2023 dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 4,04%,” ujar Nixon.

Total DPK yang berhasil dikumpulkan BTN Syariah pada kuartal I/2023 mencapai Rp35,63 triliun atau naik 27,29% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp27,99 triliun.

BACA JUGA:  Wujudkan Pemerataan Akses Energi, BPH Migas dan Pertamina Patra Niaga Resmikan Lembaga Penyalur BBM Satu Harga di Natuna

Dana murah mencapai Rp15,34 triliun, naik 34,02% pada akhir Maret 2023 dari perolehan pada akhir Maret 2022 yang sebesar Rp11,45 triliun.

Dengan pertumbuhan pembiayaan dan DPK tersebut, aset BTN Syariah berhasil tumbuh 24,53% menjadi Rp46,52 triliun pada kuartal I/2023 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp37,35 triliun.