MEDAN – Gebyar Keselamatan Korlantas Polri yang digelar di Lapangan Astaka, Jalan Pancing, Kecamatan Medan Tembung, pada Sabtu (3/8), berlangsung sukses.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Irjen Pol Aan Suhanan dari Korlantas Polri, Pj Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni, Dirut PT Jasa Raharja Rivan, serta komunitas sepeda motor.
Salah satu kegiatan utama dalam acara ini adalah gerakan 1.000 tanda tangan, di mana Kapolda Sumut ikut berpartisipasi.
Gebyar Keselamatan ini bertujuan mengajak warga Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, untuk tertib berlalu lintas guna mengurangi angka kecelakaan yang cukup tinggi di kota ini.
Irjen Pol Aan Suhanan menyampaikan kekhawatirannya terhadap tingginya angka kecelakaan di Medan, yang menempatkan kota ini pada peringkat ketujuh tertinggi di Indonesia.
“Medan menjadi ranking ke-7 seluruh Indonesia. Dari data kita, setiap 3 jam ada korban akibat lakalantas. Artinya, ada kepala rumah tangga yang meninggal dunia. Jadi Medan menjadi salah satu sasaran kita,” ujar Aan.
Gebyar Keselamatan ini merupakan inisiatif untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya keselamatan lalu lintas, terutama di kota-kota dengan angka kecelakaan tinggi seperti Medan.
Berdasarkan data tahun 2022, terdapat lebih dari 152 ribu kecelakaan lalu lintas dengan lebih dari 27 ribu korban jiwa.
Aan juga menyoroti dampak ekonomi dari kecelakaan lalu lintas, yang sering kali menimpa kaum pria sebagai tulang punggung keluarga.
“Kecelakaan lalu lintas juga menelan kerugian ekonomi dan berpotensi munculnya kemiskinan baru,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Aan mengajak seluruh masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas.
“Mari kita semarakkan dan sosialisasikan edukasi kepada masyarakat tentang tertib lalu lintas. Karena kecelakaan didasari dari pelanggaran lalu lintas,” pungkasnya.
Dengan adanya acara ini, diharapkan masyarakat lebih sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, sehingga angka kecelakaan dapat ditekan dan kehidupan menjadi lebih aman dan tertib. (Son)













