MEDAN (MAWARTA) – Satresnarkoba Polrestabes Medan menggerebek sebuah rumah di bantaran Sungai Deli, Jalan Badur, Kecamatan Medan Maimun, Rabu (12/8/2026) sore. Lokasi tersebut diduga menjadi tempat peredaran narkotika.
Dalam penggerebekan itu, petugas awalnya mengamankan dua pria berinisial KW (32) dan JE (37), warga sekitar. Keduanya diduga kedapatan memiliki narkotika jenis sabu.
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan praktik jual beli narkotika di lokasi tersebut.
Petugas harus melewati gang sempit yang berada tepat di bantaran Sungai Deli untuk mencapai rumah yang menjadi target penggerebekan.
“Awalnya kami menangkap dua pria dalam penggerebekan. Kemudian keduanya mengaku mendapat narkoba dari seorang ibu rumah tangga yakni EH (50), yang kemudian kami tangkap,” ujar Rafli.
Menurut Rafli, EH mengaku baru sekitar satu bulan terlibat dalam aktivitas peredaran narkotika tersebut.
Dari lokasi, petugas menyita tiga paket sabu yang diduga siap edar, sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika, beberapa alat hisap sabu serta rokok elektrik.
“Kami menyita beberapa barang bukti narkoba. Kami juga menemukan rokok elektrik yang sedang kami teliti apakah rokok elektrik ini mengandung narkoba atau tidak,” jelasnya.
Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pemasok narkotika yang diduga memasok barang haram tersebut kepada para pelaku.
Rafli menegaskan pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut guna memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah hukum Polrestabes Medan.
“Kasus ini masih akan kami kembangkan. Ayo masyarakat Kota Medan, kita lawan seluruh peredaran narkoba, kita putus rantainya, kita selamatkan generasi bangsa,” pungkasnya.
(Sri)
Catatan Redaksi: Seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini masih memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan/atau pembelaan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Tanggung jawab penulisan dan isi berita ini sepenuhnya berada pada penulis.















