SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Yemima Mutiara Caren Sitanggang Harumkan Deli Serdang, Dinobatkan sebagai Putri Otonomi Indonesia 2026

×

Yemima Mutiara Caren Sitanggang Harumkan Deli Serdang, Dinobatkan sebagai Putri Otonomi Indonesia 2026

Sebarkan artikel ini

LUBUK PAKAM (MAWARTA) – Kabupaten Deli Serdang kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Wakil Deli Serdang, Yemima Mutiara Caren Sitanggang, berhasil meraih gelar Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026 pada malam Grand Final yang digelar di Graha Bhinneka Perkasa Jaya, Kamis (2/7/2026) malam.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Deli Serdang yang sebelumnya sukses menjadi tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026 diikuti 19 finalis dari berbagai kabupaten dan kota di Indonesia. Para peserta dinilai tidak hanya dari penampilan, tetapi juga kemampuan komunikasi, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, kecerdasan, serta kapasitas mempromosikan potensi daerah masing-masing.

Ketua APKASI, Bursah Zarnubi, mengatakan ajang Putri Otonomi Indonesia bertujuan melahirkan generasi muda yang mampu menjadi wajah daerah sekaligus duta pembangunan nasional. Selama masa karantina, seluruh finalis mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan, komunikasi publik, promosi potensi daerah, wawasan kebangsaan, hingga nilai-nilai bela negara.

BACA JUGA:  Laga Kambing di Sergai, Empat Pemuda Terluka

“Putri Otonomi Indonesia diharapkan menjadi generasi muda yang berprestasi, memiliki jiwa kepemimpinan, cinta tanah air, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa,” ujarnya.

Bursah juga menyampaikan bahwa pemenang Putri Otonomi Indonesia 2026 akan mengemban amanah sebagai Kepala Pusat Bela Negara Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Sebelum dinobatkan sebagai juara utama, Yemima lebih dahulu meraih predikat Putri Terfavorit setelah memperoleh suara terbanyak melalui voting publik secara daring. Hasil tersebut sekaligus mengantarkannya meraih golden ticket menuju babak empat besar.

Pada sesi final, Yemima mendapat pertanyaan mengenai pandangannya terhadap perkembangan Artificial Intelligence (AI). Ia menilai teknologi kecerdasan buatan merupakan alat yang membantu manusia, bukan menggantikan peran manusia.

“AI hadir untuk membantu manusia, bukan menggantikannya. Sebagai generasi muda, kita harus mampu memanfaatkan AI secara bijak agar memberikan dampak positif. Jika mampu beradaptasi dan mengintegrasikannya dengan kemampuan manusia, AI akan menjadi teknologi yang membawa banyak manfaat,” ujar Yemima.

BACA JUGA:  Medan Pecahkan Dua Rekor MURI di Gebyar Pendidikan 2024

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Cinta Kasih Sayang Helena dari Kota Tangerang Selatan ditetapkan sebagai Runner Up III, Asyifa Nada Ashila Sulhi dari Kabupaten Jember sebagai Runner Up II, Annabelle Malianglay dari Kabupaten Minahasa Utara sebagai Runner Up I, sementara gelar Putri Otonomi Indonesia 2026 diraih oleh Yemima Mutiara Caren Sitanggang dari Kabupaten Deli Serdang.

Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, mengaku bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi Yemima menjadi hadiah istimewa bagi Kabupaten Deli Serdang yang baru saja memperingati hari jadinya yang ke-80.

“Dari awal saya yakin dia memiliki potensi menjadi juara. Selamat kepada Yemima. Prestasi ini menjadi kado indah untuk Hari Jadi ke-80 Kabupaten Deli Serdang,” ujar Bupati.

Selain pemilihan Putri Otonomi Indonesia 2026, malam grand final juga dirangkai dengan penobatan berbagai duta pada sektor strategis, mulai dari UMKM, pariwisata, investasi, lingkungan hidup, olahraga, hingga ketahanan pangan sebagai upaya mendorong peran generasi muda dalam pembangunan nasional. (Hoko)