Deli Serdang (MAWARTA) –
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang resmi menggelar Job Fair 2026 untuk pertama kalinya dengan melibatkan 32 perusahaan dari berbagai sektor usaha. Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran terbuka dan memperluas peluang kerja bagi masyarakat.
Job Fair yang berlangsung di Balairung Area Perkantoran Pemkab Deli Serdang, Lubuk Pakam, Senin (11/5/2026), dibuka langsung oleh Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memastikan pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat.
“Target kita jelas, bagaimana membuka peluang kerja seluas-luasnya dan menurunkan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Deli Serdang,” tegas Bupati Asri Ludin Tambunan.
Antusiasme masyarakat terhadap job fair perdana tersebut terbilang tinggi. Sebanyak 3.000 pelamar tercatat telah melakukan pendaftaran secara online untuk mengikuti proses rekrutmen kerja.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Deli Serdang, Budi Pane, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan.
“Ada 3.000 pelamar yang sudah mengisi formulir secara online dan ada 700 kuota yang disediakan perusahaan di luar dari kuota pekerja migran dan Indomarco yang menyatakan membuka sebanyak-banyaknya,” ujar Budi Pane.
Menurutnya, puluhan perusahaan yang terlibat membuka berbagai jenis lowongan kerja dari beragam sektor usaha yang dapat diakses masyarakat Deli Serdang maupun sekitarnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Asri Ludin Tambunan juga mengingatkan seluruh perusahaan agar proses perekrutan tenaga kerja dilakukan secara terbuka, profesional, dan tanpa praktik titipan atau “pintu belakang”.
Ia meminta para pencari kerja mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan baik serta menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki.
“Saya berpesan kepada seluruh pencari kerja untuk mengikuti proses dengan baik, menunjukkan kemampuan terbaik, dan percaya diri. Yang kita bangun adalah sistem kerja yang terbuka, adil, dan profesional,” tegasnya. (Hoko)











