SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KRIMINAL

Nama “Godol” Mencuat di Kalangan Warga Karo, Polisi Diduga Diminta Bertindak Cepat

×

Nama “Godol” Mencuat di Kalangan Warga Karo, Polisi Diduga Diminta Bertindak Cepat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi sabu terkait dugaan peredaran narkoba di Tanah Karo
Ilustrasi narkoba jenis sabu yang disorot warga terkait dugaan peredaran di wilayah Kabupaten Tanah Karo. (Foto: Ilustrasi / MAWARTA)

Karo (MAWARTA) – Pergantian kepemimpinan di tubuh Polres Tanah Karo menjadi harapan baru bagi warga untuk memperkuat pemberantasan narkoba di wilayah tersebut.

Di tengah momentum itu, sejumlah warga kembali menyoroti dugaan peredaran sabu yang disebut-sebut dikendalikan jaringan dengan sebutan “Godol.”

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Informasi yang berkembang di masyarakat menyebut, nama “Godol” tidak asing lagi di lintasan Pancur Batu hingga Sibolangit.

Warga mengaku khawatir peredaran tersebut dapat meluas ke lingkungan permukiman dan berdampak pada generasi muda.

Menurut keterangan seorang sumber kepada awak media, jaringan yang dimaksud diduga menggunakan pola transaksi COD (cash on delivery) untuk menghindari pantauan aparat. Pola tersebut disebut membuat pertemuan berpindah-pindah dan sulit dipetakan.

“Sekarang sistemnya COD,” ujar sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, Selasa (3/2/2026).

Sumber itu juga menyampaikan klaim adanya dugaan aliran dana dalam jumlah besar yang dikaitkan dengan jaringan tersebut.

BACA JUGA:  Satreskrim Polres Tanah Karo Gerebek Lokasi Diduga Tempat Perjudian di Kandibata

Namun, informasi tersebut masih sebatas keterangan lapangan yang berkembang di masyarakat dan belum dapat diverifikasi secara independen.

Selain itu, warga mengkhawatirkan potensi munculnya barak atau loket-loket transaksi di sejumlah titik jika peredaran tidak segera ditangani.

Mereka menyebut wilayah Kabanjahe sebagai salah satu area yang perlu mendapat perhatian khusus.

“Kalau tidak segera ditindak, kami khawatir akan muncul lapak-lapak baru,” ujar warga lainnya.

Warga berharap Polres Tanah Karo memperkuat pemetaan wilayah rawan, meningkatkan patroli, serta menindaklanjuti setiap informasi yang masuk secara terbuka dan profesional.

MAWARTA masih berupaya menghubungi pihak Polres Tanah Karo untuk memperoleh keterangan resmi terkait informasi yang berkembang di masyarakat.

Pemberitaan ini akan diperbarui apabila terdapat klarifikasi atau pernyataan resmi dari aparat kepolisian guna menjaga keseimbangan informasi dan kepentingan publik. (Son)