MAWARTANEWS.com, KARO [ Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumut melalui Karutan Kabanjahe Chandra Syahputra Tarigan SH MH menyebut jajarannya di Rutan Kabanjahe akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada warga binaan. Pelayanan yang diberikan kepada warga binaan tidak terkecuali pada pelayanan Kesehatan.
Menurutnya, di Rutan Kabanjahe memiliki tenaga medis yang siap memberikan pelayanan Kesehatan selama 24 jam sehari. “Tim medis di Rutan Kabanjahe ini secara berkala berkoordinasi dengan pusat pelayanan setempat, karena apabila dalam kondisi darurat, warga binaan yang memilki masalah kesehatan akan segera ditangani sesuai SOP yang berlaku” Karutan Kabanjahe Chandra Syahputra Tarigan SH MH ketika dikonfirmasi wartawan pada hari Kamis 28/9/2023.
Di Rutan Kabanjahe ini , petugas Kesehatan atau tim medis di salah satu UPT Kemenkumham Sumut menganut pelayanan prima kepada warga binaan.
“Petugas kesehatan Rutan Kabanjahe secara rutin melakukan sambang control kesehatan di blok kamar hunian” lanjut Chandra. Ini dilakukan , untuk memastikan seluruh warga binaan dalam kondisi sehat dan tidak memiliki masalah Kesehatan.
Karutan Kabanjahe Chandra Syahputra Tarigan menambahkan dalam kesempatannya menilai kontrol dan pengecekan kondisi kesehatan warga binaan ini rutin dilakukan sebagai pemenuhan satu hak narapidana dan tahanan.
“Yaitu mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Hal ini merujuk kepada Pasal 14 ayat 1 Peraturan Pemerintah RI Nomor 32 Tahun 1999 yang menyatakan bahwa setiap Narapidana berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang layak,” ujarnya.
Dalam pemantauan yang dilakukan, Petugas Kesehatan melakukan pengecekan terhadap suhu tubuh dan menanyakan secara langsung bagaimana kondisi kesehatan Warga Binaan.
Selain itu, Petugas kesehatan juga senantiasa siaga on-call jika sewaktu-waktu warga binaan tertentu membutuhkan perawatan intensif ataupun rujukan rumah sakit untuk penanganan medis lebih lanjut.
“Kami juga terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, ketersediaan poliklinik di Rutan Pasangkayu diharapkan dapat menjadi sarana penanganan pertama bagi warga binaan yang memiliki masalah kesehatan” tutup Tarigan. [ Surbakti ]













