BELAWAN (MAWARTA) – Seruan aksi Damai 1 Mei 2026, mendatang akan tetap dilaksanakan, meskipun banyak yang akan menggagalkannya.
Rakyat Belawan Berjuang Menuntut Keamanan Belawan, Ayo Kapan Lagi. Apa harus menunggu jatuh korban lebih banyak lagi ???
Saat nya kita melawan demi keamanan.
Hal itu dikatakan Ustadz Sayid Teuku Muhammad Nabawi Al-Quraisy kepada Wartawan, dari seberang selulernya. Jumat (24/4/2026).
Wilayah Medan Belawan saat ini sudah terkenal dengan maraknya peredaran narkoba dan aksi kejahatan (Begal), aksi tawuran dan aksi kejahatan lainnya, sehingga menjadi Momok (menakutkan), bahkan warga dari luar ketakutan untuk datang ke Belawan.
Terkait hal ini, dirinya sebagai Anak Belawan Asli dan Ketua Umum Lembaga Anak Asli Belawan (Ketum LAAB) akan menggelar aksi damai, agar aparat penegak hukum (APH) khususnya Polres Pelabuhan Belawan cepat bergerak dan mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku tersebut.
“Saya sebagai anak belawan asli dan ketua umum LAAB akan turun langsung menyuarakan terkait marak peredaran narkoba dan begal di tanah kelahiran saya ini,” tegas Ustadz yang dikenal vokal tersebut.
Dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat agar ikut serta dalam melaksanakan aksi damai di Mako Polres Pelabuhan Belawan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Medan Utara, khususnya Belawan agar bersama-sama ikut aksi damai di Polres Belawan, agar wilayah Belawan bisa aman dan warga tidak dihantui rasa ketakutan lagi, jika warga tidak ada yang mau ikut, saya sendiri pun siap untuk menggelar aksi itu,” tegasnya.
Lanjutnya, Sekarang banyak sekali yang mengaku Asli Kelahiran Belawan, ketika kita melihat KTP nya ternyata dia kelahiran diluar Wilayah Belawan, mengapa demikian ? Agar mereka bisa mencari cuan dibelawan dan biar mereka juga dibilang tokoh didalam Dunia Perwayangan.
“Saatnya kita sebagai putera puteri kelahiran Belawan harus bersatu jangan sampai Belawan dihancurkan oleh orang yang lahir diluar Belawan tapi meraup cuan nya dibelawan. Belawan harus jadi milik kita bersama, Belawan tanpa narkoba pasti sejahtera aman damai dan tentram,” terang Ustadz Muhammad Nabawi.
Lebih miris, sudah hampir berjalan lebih kurang 4 (Empat) Bulan, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi bertugas di Wilayah Belawan, namun baru beberapa hari ini dirinya baru jalin silaturahmi dengan warga Belawan.
“Sangat kita sayangkan, kenapa begitu lama sudah 4 bulan menjabat jadi Kapolres Belawan, AKBP Rosef Efendi baru beberapa hari ini mau bersilaturahmi dengan masyarakat, kalau dari awal tugas di Belawan dirinya bersilaturahmi, bisa merangkul masyarakat untuk bekerjasama menjaga keamanan dilingkungan masing-masing, Insya’ Allah Belawan bisa lebih aman dan kondusif,” ujarnya.
Dalam aksi nantinya, Ustadz Muhammad Nabawi akan menyampaikan beberapa aspirasinya termasuk nama-nama terduga bandar narkoba terkenal di Wilayah Belawan dan nama Oknum anggota Polres Pelabuhan Belawan diduga menjadi biang keributan dan otak pelaku peredaran narkoba di wilayah Belawan dan sekitarnya.
“Dalam orasi nanti saya akan menyampaikan beberapa nama terduga BD Sabu di Belawan dan nama Oknum Polisi yang selama ini diduga menjadi Otak pelaku peredaran narkoba sehingga marak terjadi aksi kejahatan dan aksi tawuran di Belawan,” tandasnya. (Hen)













