NASIONAL

SOLUSI Nelayan Diluncurkan, Teten Masduki Resmikan SPBUN di Aceh Besar

85
×

SOLUSI Nelayan Diluncurkan, Teten Masduki Resmikan SPBUN di Aceh Besar

Sebarkan artikel ini

MAWARTANEWS.com, Aceh Besar |

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki, didampingi Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, serta Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Freddy Anwar, meresmikan lembaga penyalur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) sekaligus meluncurkan Program Solar untuk Koperasi (SOLUSI) nelayan di Aceh Besar, Provinsi Aceh pada hari Minggu (14/5).

Menurut Teten, SPBUN Aceh Besar merupakan salah satu dari tujuh lokasi percontohan program SOLUSI nelayan, yang bertujuan untuk memenuhi ketersediaan dan aksesibilitas Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi nelayan anggota koperasi. Program SOLUSI nelayan adalah program bersama antara Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian BUMN, dan Pertamina.

Sebelum hadirnya SPBUN, harga BBM subsidi untuk nelayan berkisar antara Rp 9.000 sampai Rp 10.000 per liter di pengecer, yang menambah beban biaya produksi para nelayan.

BACA JUGA:  Putri Bupati Shabela Menikah, Pengantin Baru Langsung Dapat KK dan KTP

Dengan dekatnya akses terhadap solar subsidi di SPBUN, para nelayan dapat membeli BBM jenis Biosolar seharga Rp 6.800 per liter, sama seperti harga di SPBU, yang secara langsung dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Distribusi BBM di SPBUN ini disupply dari Fuel Terminal (FT) Krueng Raya yang berjarak kira-kira 46 Km dengan skema supply single handling. SPBUN ini memiliki kapasitas tangki hingga 3.000 liter dan volume kuota per bulan sekitar 100 KL.

Selain itu, SPBUN ini juga menerapkan Program Subsidi Tepat untuk mengoptimalkan penyaluran Solar JBT (Subsidi) agar tepat sasaran.

Freddy Anwar menambahkan bahwa SPBUN ini menjadi solusi atas sejumlah persoalan yang dihadapi para nelayan, khususnya dalam mengurangi biaya produksi yang memakan 60% dari biaya produksi para nelayan.

BACA JUGA:  Penyusunan RDTR Dorong Pertumbuhan Investasi

Ia mengimbau agar jenis kapal tangkap yang berkapasitas di atas 30 GT menggunakan BBM non-subsidi atau BBM industri.

Ketua Koperasi Tunas Usaha Sejahtera, M. Hatta mengucapkan rasa syukur karena SPBUN ini hadir di Aceh Besar dan bekerja sama dengan Koperasi Tunas Usaha Sejahtera dengan anggota koperasi saat ini sejumlah 300 orang.

Para nelayan di Aceh Besar juga menyambut baik adanya SPBUN, karena kini pengambilan minyak menjadi lebih mudah.