JAKARTA (MAWARTA) – PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme Initial Public Offering (IPO), Jumat (10/7/2026).
Pencatatan saham tersebut menjadi tonggak baru bagi perusahaan yang bergerak di industri kreatif untuk memperluas bisnis melalui pasar modal.
Prosesi pencatatan saham RANS di Main Hall Bursa Efek Indonesia turut dihadiri sejumlah pengusaha nasional, di antaranya Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam), Garibaldi “Boy” Thohir, Axton Salim, Anindya Novyan Bakrie, hingga Wakil Direktur Utama PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), Sutanto Hartono.
Pada hari pertama perdagangan, saham RANS mendapat respons positif dari investor. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, harga saham perseroan melonjak hingga menyentuh Auto Reject Atas (ARA), naik 34,12 persen menjadi Rp228 per saham dari harga penawaran umum sebesar Rp170 per saham.
Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk, Nagita Slavina, mengaku terharu atas pencapaian tersebut.
Menurutnya, keberhasilan RANS melantai di bursa menjadi bukti bahwa industri kreatif kini memperoleh pengakuan sebagai salah satu sektor ekonomi strategis di Indonesia.
“Hari ini adalah hari ketika Indonesia menunjukkan bahwa kreativitas dapat berdiri sejajar dengan sektor-sektor ekonomi strategis lainnya,” ujar Nagita dalam sambutannya.
Ia menambahkan, pencatatan saham RANS menjadi pengakuan bahwa karya, inovasi, dan kreativitas para pelaku industri kreatif memiliki nilai ekonomi yang diakui secara profesional di pasar modal.
“Industri kreatif tidak lagi berdiri di pinggiran. Kini kita berada di barisan terdepan bersama sektor strategis lainnya untuk ikut menggerakkan perekonomian bangsa,” katanya.
Melalui dana hasil penawaran umum perdana saham, RANS menargetkan penguatan ekspansi bisnis, pengembangan ekosistem industri kreatif, serta peningkatan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. (Jones)















