MEDAN (MAWARTA) – Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) mulai membangun infrastruktur pendukung Sekolah Rakyat di Jalan Flamboyan Raya, Kecamatan Medan Tuntungan, guna memastikan proses belajar mengajar berjalan lancar dan nyaman.
Pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pembangunan saluran drainase sepanjang 500 meter, pengerasan badan jalan, serta pengaspalan akses utama menuju kompleks Sekolah Rakyat.
Pembangunan ini bertujuan mengantisipasi banjir sekaligus mempermudah mobilitas siswa, guru, dan masyarakat, khususnya saat musim hujan.
Kepala Bidang Drainase Dinas SDABMBK Kota Medan, Hardy Patuan Sibarani, mengatakan infrastruktur menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program prioritas pemerintah di bidang pendidikan.
“Sesuai arahan Bapak Wali Kota, tidak cukup hanya membangun gedung sekolah. Akses menuju sekolah juga harus layak. Anak-anak Sekolah Rakyat di Medan Tuntungan berhak mendapatkan jalan yang aman dan bebas dari genangan. Target kami sebelum tahun ajaran baru dimulai, akses jalan dan drainase sudah dapat difungsikan,” ujarnya.
Sebelumnya, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas telah meninjau langsung lokasi pembangunan. Ia menegaskan Sekolah Rakyat merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh akses pendidikan yang layak.
“Kalau kita ingin mencetak sumber daya manusia yang unggul, harus dimulai dari aksesnya. Jangan sampai anak-anak kesulitan berangkat ke sekolah karena jalan rusak atau becek. Saya meminta Dinas SDABMBK dan seluruh OPD terkait terus bersinergi karena ini merupakan investasi jangka panjang bagi Kota Medan,” tegas Rico Waas.
Ketua DPD Jaringan Informasi Nasional (JIN) Sumatera Utara, Hermanto Simanjuntak, SE, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota Medan dalam membangun akses menuju Sekolah Rakyat.
Menurutnya, sebelum dilakukan pembangunan, kondisi jalan kerap berlumpur dan sulit dilalui saat hujan. Kehadiran drainase dan perbaikan jalan dinilai sangat membantu masyarakat maupun pengguna jalan di kawasan tersebut.
Hal senada disampaikan warga sekitar, br. Tarigan, yang mengaku akses jalan sebelumnya sering tergenang air sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.
“Sekarang anak-anak bisa berangkat sekolah dengan lebih aman. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Medan,” ucapnya.
Pembangunan infrastruktur pendukung Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari sinergi Pemerintah Kota Medan dengan pemerintah pusat melalui kolaborasi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Sosial (Kemensos) yang didukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). (Sri)















