Jakarta (MAWARTA) – Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, bersama Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Rakornas yang dibuka langsung oleh Prabowo Subianto ini dihadiri ribuan peserta dari seluruh Indonesia, mulai dari pimpinan kementerian/lembaga, gubernur, bupati dan wali kota, hingga unsur Forkopimda.
Sejumlah pejabat nasional turut hadir, di antaranya Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Wakil Presiden RI, Panglima TNI, Kapolri, serta jajaran Kabinet Merah Putih.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan kemandirian pangan sebagai pilar utama kemerdekaan dan kesejahteraan bangsa. Menurutnya, swasembada pangan adalah syarat mutlak agar seluruh rakyat Indonesia dapat hidup layak.
“Kalau kita mau merdeka dan sejahtera, kita harus jamin produksi pangan. Swasembada pangan itu tidak ada alternatif,” tegas Prabowo.
Selain pangan, Presiden juga meminta pemerintah daerah mendorong swasembada energi, mempercepat hilirisasi industri, serta memperkuat koperasi desa sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.
“Perang” Terhadap Sampah
Isu lingkungan turut menjadi sorotan. Prabowo meminta daerah bergerak cepat mengelola sampah seiring rencana pemerintah pusat membangun 34 proyek waste to energy.
“Kita sekarang harus menyatakan perang terhadap sampah. Sampah itu bencana, sampah itu penyakit,” ujarnya.
Presiden juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk bersatu melampaui perbedaan politik, bekerja adil dan jujur demi kepentingan rakyat. “Adanya kita adalah untuk berbakti dan mengabdi kepada rakyat,” kata Prabowo.
Rakornas yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045.”
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, forum ini menjadi wadah menyamakan langkah pemerintah pusat dan daerah dalam mengoptimalkan program prioritas Presiden.
Tahun 2026 merupakan tahun kedua RPJMN 2025–2029, sebagai penjabaran visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Usai kegiatan, Mahyaruddin Salim menegaskan Rakornas memiliki peran strategis dalam menyelaraskan arah pembangunan pusat dan daerah.
“Rakornas ini sangat penting sebagai wadah sinkronisasi program pusat dan daerah agar pembangunan berjalan searah dan saling mendukung. Pemko Tanjungbalai siap bersinergi dan berkolaborasi mempercepat implementasi program prioritas Presiden,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi tersebut diharapkan mampu mewujudkan Tanjungbalai EMAS (Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera) melalui penguatan koordinasi lintas sektor dan penerapan kebijakan yang tepat sasaran di lapangan. (Kurniawan)













