BREAKING NEWS

Puluhan Kendaraan Mogok, Pihak SPBU Salah Isi BBM

×

Puluhan Kendaraan Mogok, Pihak SPBU Salah Isi BBM

Sebarkan artikel ini

Mawartanews.com, Medan| Peristiwa mengherankan terjadi di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Pertahanan, Kecamatan Patumbak, Senin (25/4/2024) pagi.

Sejumlah kendaraan bermotor jenis roda dua mengalami mesin susah menyala usai mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Keheranan itu diabadikan lewat media sosial (Facebook) dan kini viral.

Menurut data, kendaraan roda dua yang alami mogok tersebut lebih dari satu sehingga membuat kecewa sejumlah pengendara.

Menurut unggahan seorang wanita, nasibnya berubah sial setelah mengisi BBM.

“Hallo guys, sial kali nasibku. Baru pagi ngisi minyak. Banyak ini korbannya,” ujar wanita berhijab itu dalam unggahannya.

Sambil menunjukan kendaraan lainnya, wanita itu menyebut kejadiannya di salah satu SPBU Patumbak, Kabupaten Deliserdang.

Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chan mengakui adanya informasi tersebut. Dia mengaku, pihaknya sedang melakukan cek Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Masih belum ada laporan lengkap, sudah saya suruh Kanit Serse ke sana sama Waka Polsek,” kata Faidir, Senin (26/2/2024) pagi.

Dia menyatakan, pihaknya akan memproses peristiwa tersebut jika ada laporan dari masyarakat atau korban. Namun, apabila tidak ada laporan maka pihaknya tidak bisa mengambil langkah hukum.

“Ini lah belum tau, saya sudah suruh anggota ke sana. Kalau seandainya yang punya kereta (sepeda motor) itu membuat pengaduan boleh kita tindak lanjuti,” tandasnya.

“Menanggapi kejadian tersebut, Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagut Pertamina, Susanto August Satria telah meninjau ke SPBU terkait.

Ia menyampaikan hal tersebut terjadi karena kesalahan manusia, yang melibatkan petugas bongkar SPBU.

“Terjadi kesalahan yang melibatkan Petugas Bongkar SPBU saat penerimaan Produk BBM dari Mobil Tangki BBM pada Senin 26 Februari 2024.

Petugas Bongkar BBM mengarahkan mobil tangki untuk produk Pertalite ke tangki pendam yang bukan peruntukkannya. Sehingga tanki pendam jenis Pertalite terisi bukan oleh produk seharusnya,” ujar Satria kepada sejumlah media di Medan.

Dengan hal ini Pertamina telah mengintsruksikan SPBU untuk bertanggungjawab kepada kendaraan yang terdampak.(Harry)

BACA JUGA:  Kolaborasi Masif Pertamina Grup Dengan Mitra, Sokong Keberlanjutan dan NZE