SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
EKONOMI

Pertamina Pastikan Stok LPG 3 Kg di Tanjungbalai Aman dan Terkendali

×

Pertamina Pastikan Stok LPG 3 Kg di Tanjungbalai Aman dan Terkendali

Sebarkan artikel ini

Seorang warga berada di pangkalan resmi LPG 3 Kg di Kota Tanjungbalai saat proses monitoring ketersediaan stok gas subsidi oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Rabu (3/6/2026).

TANJUNGBALAI (MAWARTANEWS) – Pertamina Patra Niaga menegaskan pasokan dan distribusi LPG subsidi 3 kilogram di Kota Tanjungbalai dalam kondisi aman dan berjalan normal. Penegasan ini disampaikan menyusul adanya keluhan masyarakat terkait ketersediaan LPG 3 Kg di sejumlah wilayah di kota tersebut.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam keterangan resminya, Rabu (3/6/2026), Pertamina menyebut hasil monitoring operasional menunjukkan pasokan LPG ke Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Tanjungbalai berjalan lancar serta didukung fasilitas penyimpanan yang memadai.

Penyaluran LPG subsidi kepada masyarakat juga terus dilakukan melalui lima agen LPG Public Service Obligation (PSO) yang beroperasi di Kota Tanjungbalai. Berdasarkan data operasional, rata-rata penyaluran LPG 3 Kg di wilayah tersebut mencapai sekitar 17.360 tabung per hari atau setara 52,08 metrik ton (MT).

Sementara itu, realisasi penyaluran dalam empat hari terakhir tercatat masih berada pada kisaran normal, yakni antara 15.860 hingga 17.360 tabung per hari.

Meski demikian, Pertamina mengakui adanya peningkatan kebutuhan LPG 3 Kg di sejumlah wilayah yang menyebabkan penyerapan produk berlangsung lebih cepat dibandingkan kondisi normal. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan stok di lapangan.

Namun berdasarkan hasil monitoring lapangan, stok LPG 3 Kg disebut masih tersedia di sejumlah pangkalan pada beberapa kecamatan di Kota Tanjungbalai dan tetap disalurkan kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagai langkah antisipasi, Pertamina terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kota Tanjungbalai, agen, serta pangkalan LPG guna memastikan distribusi berjalan optimal. Monitoring berkala terhadap kondisi stok dan penyaluran juga terus dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Pertamina turut mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi untuk memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah serta memastikan produk berasal dari jalur distribusi resmi.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau menemukan indikasi penyimpangan distribusi dapat menghubungi Pertamina Call Center 135. (Son) 

BACA JUGA:  PT Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Komitmen dalam Pemenuhan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)