KARO (MAWARTA) — Kebutuhan warga yang masih berada di pengungsian menjadi perhatian utama dalam penyaluran bantuan erupsi Gunung Sinabung. PDI Perjuangan Sumatera Utara memastikan seluruh bantuan tahap pertama untuk warga Desa Kutatengah, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, telah disalurkan hingga Jumat (4/9/2026).
Bantuan tersebut diserahkan kepada warga Kutatengah yang masih mengungsi di Desa Sukatepu. Penyaluran dilakukan secara langsung dengan menyasar kebutuhan dasar para pengungsi sekaligus memastikan bantuan yang telah disiapkan benar-benar diterima oleh warga terdampak.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut bidang penanggulangan bencana, kesehatan, perempuan dan anak, R. Mawarni Putri Tampubolon, mengatakan penyelesaian penyaluran tahap pertama merupakan bagian dari komitmen untuk hadir bersama masyarakat yang terdampak bencana.
Menurut dia, keberadaan kader di tengah pengungsi tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga mendengar kondisi dan kebutuhan warga secara langsung.
Mawarni menyebut prinsip yang dijalankan adalah kader harus berada bersama rakyat dalam situasi sulit. Karena itu, proses distribusi dilakukan secara tatap muka agar bantuan sekaligus menjadi bentuk dukungan moral bagi warga yang masih menjalani masa pengungsian.
Seluruh paket bantuan tahap pertama yang sebelumnya dipersiapkan telah dituntaskan penyalurannya pada Jumat sore. PDI Perjuangan Sumut menyatakan tidak ingin ada warga Kutatengah yang masih berada di pengungsian terlewat dari distribusi bantuan tersebut.
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon juga disebut terus memantau perkembangan kondisi pengungsi serta kebutuhan dasar warga selama masa tanggap bencana.
Paul Baja Siahaan menegaskan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi harus menjadi perhatian bersama. Ia mengajak masyarakat Sumatera Utara untuk ikut bergotong royong mendukung warga yang terdampak erupsi.
Sementara itu, Sutrisno Pangaribuan menyampaikan bahwa perhatian terhadap warga terdampak tidak berhenti pada penyaluran bantuan tahap pertama. Kondisi di lapangan akan terus dipantau, terutama karena aktivitas Gunung Sinabung masih menjadi perhatian.
Warga juga diingatkan untuk tetap waspada, mengikuti arahan pemerintah dan informasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Keselamatan pengungsi dan masyarakat di sekitar kawasan terdampak menjadi hal yang harus dikedepankan selama aktivitas vulkanik masih berlangsung.
Dengan tuntasnya bantuan tahap pertama, perhatian berikutnya diarahkan pada pemantauan kondisi pengungsi dan kebutuhan lanjutan di lokasi evakuasi. Bagi warga yang belum dapat kembali ke rumah, dukungan terhadap kebutuhan dasar menjadi bagian penting selama masa pengungsian berlangsung. (Dedi)















