SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BREAKING NEWSNUSANTARA

Pemkab Batu Bara Kurang Responsif, Kepala Desa Air Hitam Gunakan Dana Desa untuk Bangun Drainase

×

Pemkab Batu Bara Kurang Responsif, Kepala Desa Air Hitam Gunakan Dana Desa untuk Bangun Drainase

Sebarkan artikel ini

MAWARTANEWS.com, Batubara |

Kepala Desa Air Hitam, Laimi Basri, menggunakan Dana Desa untuk membangun drainase di jalan protokol Pemerintah Kabupaten Batu Bara yang terletak di Dusun VII depan Kios Pupuk Desa Air Hitam, Kecamatan Datuk Limapuluh, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurut Kades Laimi Basri, pembangunan drainase ini menjadi tanggung jawabnya untuk membangun desanya.

“Meskipun jalan ini merupakan jalan poros di antara dua desa, yaitu Desa saya dan Desa tetangga, saya merasa bertanggung jawab untuk membangun Desa saya,” jelas Laimi Basri kepada awak media yang menemuinya di lokasi pembangunan drainase pada Rabu (03/05/2023).

Laimi Basri juga menambahkan bahwa jika dia menunggu dana dari Pemkab atau APBD, akan banyak keperluan lain yang tidak terpenuhi. Oleh karena itu, dia memutuskan untuk menggunakan Dana Desa.

BACA JUGA:  Kondisi Jalan Rusak Parah di Desa Ujung Kubu Mengkhawatirkan Keselamatan Warga

Jika memang tidak bisa menggunakan Dana Desa, maka dia akan mengusulkan ke APBD.

“Saya tidak pernah mengusulkan pembangunan drainase ke Pemkab. Jika Pemkab memang memiliki perhatian untuk membangun, pasti drainase ini sudah dibangun sejak lama. Selain itu, saya juga tidak bisa memberikan informasi terkait berapa titik pembangunan fisik yang akan dilakukan Desa tahun ini. Informasi tersebut dapat ditanyakan kepada atasan kami,” ungkap Laimi Basri.

Dia menambahkan bahwa pekerjaan pembangunan drainase ini memiliki panjang 56 meter dengan pagu biaya sebesar 60 juta rupiah dan dilakukan dengan sistem swakelola.

Laimi Basri juga menegaskan bahwa pekerjaan tersebut akan diperiksa oleh Inspektorat.

Terakhir, ketika ditanya mengenai profesi sebagai wartawan dari media Asahan, Laimi Basri mengaku bahwa dia tidak ingat dan tidak membawa kartu pers saat itu.