JAKARTA (MAWARTA) – PT Pegadaian bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian Peduli, bantuan tanggap darurat disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.
Bantuan tahap awal disalurkan Pegadaian Kantor Wilayah Denpasar secara langsung ke sejumlah wilayah terdampak pada Senin (17/8/2026). Enam kabupaten menjadi sasaran penyaluran, yakni Sikka, Nagekeo, Ende, Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur.
Bantuan yang disalurkan mencakup sembako, air bersih, perlengkapan bayi dan balita, obat-obatan serta kebutuhan sanitasi. Pegadaian juga menyediakan perlengkapan untuk warga yang harus mengungsi, seperti tenda, selimut dan tikar lipat.
Langkah tersebut dilakukan setelah gempa tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8/2026), dengan dampak yang dirasakan di sejumlah wilayah Pulau Flores. Pemerintah dan lembaga terkait hingga kini masih melakukan penanganan serta pendataan dampak bencana.
Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian, Eka Pebriansyah, mengatakan kehadiran perusahaan di tengah masyarakat tidak berhenti pada penyaluran bantuan darurat.
“Melalui Pegadaian Peduli ini, Pegadaian berkomitmen untuk tidak hanya hadir pada fase tanggap darurat saja, melainkan juga berkomitmen mendampingi masyarakat hingga fase pemulihan pascabencana. Saat ini, Pegadaian tengah melakukan inventarisasi dan pendataan terhadap nasabah serta fasilitas operasional yang terdampak,” ujar Eka.
Selain menyalurkan bantuan, Pegadaian melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta jaringan kantor cabang Pegadaian di wilayah NTT.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memetakan kebutuhan masyarakat di lapangan, khususnya warga yang berada di lokasi pengungsian, sehingga bantuan lanjutan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan paling mendesak.
Pegadaian menyatakan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, lembaga kebencanaan dan berbagai elemen masyarakat dalam mempercepat penanganan dampak gempa.
Perusahaan juga menyiapkan pendataan terhadap kondisi nasabah dan fasilitas operasional Pegadaian yang terdampak sebagai bagian dari langkah pemulihan.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari respons dunia usaha terhadap bencana gempa NTT yang masih dalam tahap penanganan. Pegadaian memastikan perkembangan kondisi di lapangan terus dipantau untuk menentukan kebutuhan bantuan tahap berikutnya. (Jon)















