SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Mahasiswa UINSU Lakukan Aksi Mural: Tuntut Hentikan Pungli di Fakultas SAINTEK

×

Mahasiswa UINSU Lakukan Aksi Mural: Tuntut Hentikan Pungli di Fakultas SAINTEK

Sebarkan artikel ini

MAWARTANEWS.com, MEDAN |

Aliansi Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (SAINTEK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) menggelar aksi mural di gedung fakultas mereka sebagai bentuk protes terhadap ketidakadilan yang terjadi di lingkungan kampus UINSU Tuntungan, Kamis (12/09).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Aksi ini bertujuan menyuarakan berbagai keresahan mahasiswa terkait birokrasi fakultas dan fasilitas kampus yang dinilai belum memenuhi harapan.

Dinding-dinding gedung fakultas dipenuhi spanduk berisi pesan protes, salah satunya menyoroti maraknya transaksi jual beli paksa.

Selain itu, mahasiswa juga menuntut perbaikan fasilitas kampus yang dianggap masih kurang memadai.

“Aksi ini adalah upaya kami untuk merebut kembali hak-hak kami sebagai mahasiswa yang telah dirampas oleh jajaran birokrasi kampus SAINTEK,” ujar AS, koordinator aksi mural, saat ditemui di lokasi.

Tidak hanya AS, NH, salah satu peserta aksi mural, menegaskan pentingnya solidaritas seluruh mahasiswa dalam menghadapi masalah ini.

BACA JUGA:  Harga Beras Meningkat di Kabupaten Karo, Penjual Keluhkan Turunnya Permintaan, Disperindag Hendrik Tarigan : Dalam Waktu Dekat Kita Akan Buka Pasar Murah

“Kami membutuhkan dukungan dari berbagai elemen mahasiswa. Aksi ini bukan hanya tentang mural, tetapi juga tentang perlawanan terhadap ketidakadilan yang ada,” katanya.

Di depan lobi Fakultas Sains dan Teknologi, sebuah spanduk mural dengan tulisan “Peringatan Pungli” menjadi sorotan.

Pesan tersebut mengkritik adanya dugaan praktek jual beli paksa di fakultas tersebut, yang menurut mahasiswa telah merugikan mereka.

Namun, AS menegaskan bahwa aksi mural ini dilakukan sebagai bentuk kecintaan mahasiswa terhadap kampus, bukan semata-mata sebagai bentuk perlawanan.

“Kami berharap suara kami sebagai mahasiswa didengar, agar ke depannya Fakultas Sains dan Teknologi bisa lebih baik lagi,” tutupnya.

Aksi mural ini menjadi salah satu cara mahasiswa menyampaikan aspirasi dan memprotes ketidakadilan yang mereka rasakan di kampus, dengan harapan perubahan positif dapat segera terjadi. (Risky)