PALEMBANG (MAWARTA) – Kebakaran melanda salah satu restoran makanan Jepang yang berada di dalam Palembang Indah Mall (PIM), Sabtu (30/5/2026) sore. Peristiwa tersebut sontak menggegerkan pengunjung dan sempat viral di media sosial.
Insiden kebakaran pertama kali ramai diperbincangkan setelah sebuah video berdurasi kurang dari satu menit beredar luas di berbagai platform media sosial, salah satunya melalui akun Instagram Oypalembang.
Dalam video tersebut terlihat kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dan menyelimuti area dalam hingga luar gedung pusat perbelanjaan terbesar di Kota Palembang itu.
Kepanikan pun tak terhindarkan. Ratusan pengunjung dan pegawai mall terlihat berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri saat asap mulai memenuhi area pusat perbelanjaan.
Situasi di dalam mall berubah mencekam dalam waktu singkat. Sejumlah pengunjung tampak berlari menuju pintu keluar darurat guna menghindari kemungkinan api semakin membesar.
Tak hanya di dalam gedung, kepanikan juga terjadi di area parkir. Kendaraan yang hendak keluar dari kompleks mall mengular panjang hingga menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi.
Salah seorang pengunjung berinisial A membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, sumber api diduga berasal dari salah satu restoran makanan Jepang yang beroperasi di dalam mall.
“Awalnya dari tempat makanan Jepang, Pak,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Ia mengaku sempat melihat para pegawai restoran berusaha memadamkan api secara manual sebelum petugas penanganan kebakaran tiba di lokasi.
“Saya lihat pegawainya berusaha memadamkan api seadanya. Tidak ada APAR atau alat lain yang terlihat digunakan saat itu,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut.
Pihak manajemen Palembang Indah Mall juga belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pengelola pusat perbelanjaan masih terus dilakukan.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah rekaman video kebakaran tersebar luas di media sosial dan memicu berbagai komentar dari masyarakat terkait sistem keselamatan kebakaran di pusat perbelanjaan tersebut. (*)













