SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

IMO Sumut Gandeng Green Justice Indonesia, Siapkan Pelatihan Jurnalistik Lingkungan bagi Wartawan

×

IMO Sumut Gandeng Green Justice Indonesia, Siapkan Pelatihan Jurnalistik Lingkungan bagi Wartawan

Sebarkan artikel ini

MEDAN (MAWARTA) – Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Media Online (DPW IMO) Indonesia Sumatera Utara menggandeng Green Justice Indonesia (GJI) untuk menggelar pelatihan jurnalistik lingkungan bagi wartawan.

Pelatihan tersebut disiapkan untuk meningkatkan pemahaman jurnalis dalam mengangkat isu lingkungan, mulai dari kehutanan, ekosistem, tata kelola lingkungan, perlindungan keanekaragaman hayati hingga kebijakan publik berbasis bukti.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Rencana kolaborasi itu dibahas Ketua DPW IMO Indonesia Sumatera Utara HA Nuar Erde bersama Sekretaris Harun Al Rasyid dengan Ketua GJI sekaligus Pembina DPW IMO Sumut, Panut Hadisiswoyo, di Pos Kupi, Medan, Kamis (29/10/2026).

Ketua DPW IMO Indonesia Sumatera Utara, HA Nuar Erde, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi meningkatkan wawasan dan kemampuan para pemilik media serta wartawan.

Menurutnya, pemahaman terhadap istilah lingkungan dan kehutanan penting agar jurnalis tidak keliru dalam menempatkan istilah ketika menyusun berita.

BACA JUGA:  Seribuan anggota Pramuka Raimuna Medan di Taman Cadika

“Kita laksanakan pelatihan ini agar para wartawan, khususnya wartawan yang tergabung dalam IMO Indonesia Sumatera Utara, memiliki pengetahuan dan paham istilah tentang lingkungan dan kehutanan agar ketika menulis berita tentang hal tersebut, pas dan dapat dimengerti para pembaca media kita,” ujarnya.

Sekretaris DPW IMO Indonesia Sumatera Utara, Harun Al Rasyid, mengajak para pengurus dan anggota memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mendaftarkan diri melalui sekretariat organisasi.

Ia menyebutkan, jumlah peserta pelatihan akan dibatasi sehingga pendaftaran perlu dilakukan lebih awal.

Sementara itu, Ketua GJI Panut Hadisiswoyo menilai peningkatan pemahaman wartawan mengenai isu lingkungan perlu mendapat perhatian. Menurutnya, masih ditemukan pemberitaan yang menggunakan istilah lingkungan kurang tepat sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Kita lakukan ini bersama IMO Indonesia Sumatera Utara sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat, khususnya kepada para jurnalis, agar tidak keliru dan salah meletakkan istilah-istilah dalam pemberitaan,” kata Panut.

BACA JUGA:  Wali Kota Tanjungbalai Lantik Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator, Tekankan Pentingnya Peningkatan dan Evaluasi Kinerja

Ia menjelaskan, pelatihan direncanakan berlangsung di kantor GJI Medan pada awal Desember 2026. Materi akan disampaikan oleh staf dan petugas GJI yang bertindak sebagai instruktur.

Dalam kesempatan tersebut, HA Nuar Erde juga menyerahkan buku saku berjudul “Wartawan Media Online” kepada Panut Hadisiswoyo.

Panut mengapresiasi pemberian buku tersebut dan menyatakan akan mempelajarinya.

Melalui kerja sama ini, IMO Indonesia Sumatera Utara dan GJI berharap wartawan semakin memahami persoalan lingkungan sehingga mampu menghasilkan pemberitaan yang akurat, mudah dipahami, dan bertanggung jawab kepada publik. (*)