BANDUNG (MAWARTA) – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengunggah video terkait laporan posisi saldo kas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yang disampaikan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar.
Namun di kolom komentar unggahan tersebut, muncul keluhan dari warga terkait belum cairnya gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu (PW) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung.
Akun Instagram @astutitutituti menyampaikan langsung keluhannya kepada Gubernur Dedi Mulyadi. Ia meminta bantuan agar pemerintah daerah segera mencairkan gaji para guru P3K PW yang disebut belum menerima haknya.
“Pa @dedimulyadi71 (Gubernur Jawa Barat) tolong dan bantu kami guru P3K PW di Kabupaten Bandung, yang pada menangis karena bupati tidak sanggup membayar, hanya mampu 500 dan itupun bulan ini belum gajian, telat seperti tidak punya hati nurani, sedangkan yang ASN full waktu dan tepat waktu,” tulis akun tersebut dilihat mawartanews.com, Selasa (3/3/2026).
Keluhan serupa juga disampaikan akun lain, @viemaryania, yang mengaku mengalami kondisi yang sama di kabupatennya.
“Sama kabupaten saya juga, padahal gaji cuma 300.000 tapi bayarnya lelet, udah kecil lelet,” tulisnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bandung terkait keterlambatan pembayaran gaji P3K PW tersebut.
Isu ini pun memantik perhatian warganet, mengingat kesejahteraan tenaga pendidik menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kualitas pendidikan di daerah.(*)













