SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

GP Al Washliyah Sumut Dorong Kewirausahaan Jadi Benteng Pemuda dari Narkoba

×

GP Al Washliyah Sumut Dorong Kewirausahaan Jadi Benteng Pemuda dari Narkoba

Sebarkan artikel ini

MEDAN (MAWARTA) – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Al Washliyah Sumatera Utara mendorong kewirausahaan menjadi salah satu pendekatan dalam mencegah pemuda terjerumus penyalahgunaan narkoba.

Gagasan tersebut mengemuka dalam Seminar Kewirausahaan bertema “Kewirausahaan Sebagai Solusi Penanggulangan Narkoba” yang digelar PW GP Al Washliyah Sumut di Aula OK Usman Kampus C UMN Al Washliyah Medan, Jumat (11/9/2026).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Seminar tersebut dihadiri jajaran pimpinan GP Al Washliyah, akademisi, pemerintah daerah serta unsur aparat penegak hukum. Hadir di antaranya Ketua Umum PP GP Al Washliyah H. Aminullah Siagian, Sekretaris Jenderal PP GP Al Washliyah H. Saibal Putra, Ketua Dewan Penasihat BHP PP GP Al Washliyah Tongku Soleh Hamonangan Daulay, S.H., M.H., serta Sekretaris Koperasi PP GP Al Washliyah Fadhlan Zainuddin Siregar, S.H., M.H.

Turut hadir Sekretaris PW Al Washliyah Sumut H. Alim Nur Nasution, S.E., Wakil Rektor III UMN Al Washliyah Medan Prof. Dr. H. Samsul Bahri, M.Si., perwakilan Dispora Sumatera Utara dan Kesbangpolinmas Sumut, perwakilan Polda Sumut dan BNN Sumut, jajaran pengurus PW GP Al Washliyah Sumut, pimpinan daerah GP Al Washliyah se-Sumatera Utara, serta ratusan peserta.

BACA JUGA:  Rutan Kelas I Medan Ikuti Zoom Seminar Nasional di Hari Dharma Karya Dhika ke-78

Ketua PW GP Al Washliyah Sumut Nurul Yakin Sitorus mengatakan, penanggulangan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan hukum. Menurutnya, upaya tersebut perlu dibarengi penguatan ekonomi dan mental generasi muda.

“Sumatera Utara adalah rumah kita bersama, dan masa depan daerah ini ada di tangan para pemuda. Lewat seminar ini, PW GP Al Washliyah Sumut ingin menegaskan bahwa pemuda Al Washliyah harus mengambil peran terdepan,” kata Nurul Yakin.

Ia menilai, penguatan jiwa kewirausahaan dapat mendorong pemuda memiliki aktivitas produktif sekaligus membuka peluang kemandirian ekonomi.

“Kita ingin mengubah paradigma pemuda dari yang tadinya rentan menjadi pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja yang mandiri dan berdaya saing. Jiwa wirausaha akan melahirkan ketahanan diri yang kuat dari pengaruh buruk narkotika,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP GP Al Washliyah H. Aminullah Siagian mengapresiasi langkah PW GP Al Washliyah Sumut mengangkat kewirausahaan dalam upaya pencegahan narkoba.

Menurut Aminullah, faktor ekonomi dan minimnya ruang aktualisasi produktif dapat menjadi salah satu kerentanan yang perlu diperhatikan dalam pembinaan generasi muda.

“Pimpinan Pusat GP Al Washliyah sangat menyambut baik kegiatan hari ini. Mengapa kewirausahaan kita angkat sebagai solusi? Karena dengan kemandirian ekonomi, kreativitas, dan kesibukan dalam membangun usaha, para pemuda akan memiliki benteng pertahanan diri untuk menjauhkan diri dari lingkaran hitam narkotika,” ujarnya.

BACA JUGA:  Korupsi Dana Sawit Rp 38,4 Miliar, 3 Pejabat Aceh Jaya Termasuk Anggota DPRK Jadi Tersangka

Ia juga mendorong para peserta memanfaatkan materi yang diberikan dalam seminar untuk mengembangkan kemampuan dan mengambil peran di tengah masyarakat.

“Manfaatkan ilmu dari para narasumber hari ini untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” pesan Aminullah.

Kehadiran unsur Polda Sumut, BNN Sumut dan pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut turut memperkuat pesan mengenai pentingnya kolaborasi dalam mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Selain mendapatkan pemahaman mengenai kewirausahaan, peserta yang merupakan kader GP Al Washliyah dari berbagai daerah di Sumatera Utara juga dibekali konsep bisnis, motivasi kerja dan keterampilan praktis.

PW GP Al Washliyah Sumut berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada forum seminar, tetapi dapat mendorong lahirnya pemuda yang mandiri secara ekonomi sekaligus memiliki ketahanan terhadap pengaruh penyalahgunaan narkoba.

Dengan demikian, pemuda diharapkan tidak hanya menjadi generasi yang bersih dari narkoba, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi umat di masa mendatang. (Halim)