SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Sinabung Aktif, Forkopimda Karo Siapkan 4 Posko Siaga

×

Sinabung Aktif, Forkopimda Karo Siapkan 4 Posko Siaga

Sebarkan artikel ini
Forkopimda Kabupaten Karo mengikuti apel siaga menghadapi potensi erupsi Gunung Sinabung di Lapangan Bola Desa Lingga, Kecamatan Simpang Empat, Selasa (1/9/2026). Empat posko siaga disiapkan untuk memperkuat koordinasi dan penanganan kondisi darurat. (Dok. Diskominfo Karo)

KARO (MAWARTA) – Kesiapsiagaan menghadapi potensi erupsi Gunung Sinabung diperkuat Pemerintah Kabupaten Karo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Langkah tersebut ditandai dengan apel siaga yang digelar di Lapangan Bola Desa Lingga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Selasa (1/9/2026).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Apel dipimpin Dandim 0205/Karo Letkol Inf. Robert Panjaitan selaku Kepala Satuan Tugas (Satgas) Darurat Bencana. Kegiatan diikuti unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa serta unsur terkait lainnya.

Kesiapan personel, sarana prasarana hingga koordinasi antarinstansi menjadi perhatian utama dalam apel tersebut menyusul aktivitas Gunung Sinabung yang kembali mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026).

Robert Panjaitan menegaskan seluruh unsur harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing apabila terjadi peningkatan aktivitas gunung api maupun kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat.

“Apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan kita bersama dalam menghadapi potensi erupsi Gunung Sinabung. Seluruh unsur harus mengetahui tugas dan tanggung jawab masing-masing serta terus memperkuat koordinasi di lapangan,” ujar Robert.

BACA JUGA:  Tebus Ijazah Jadi Senjata Lawan Kriminalitas, Wali Kota Medan Sentil Pentingnya Pendidikan

Selain kesiapan personel, Forkopimda Karo juga telah menyiapkan sejumlah posko yang akan menjadi titik koordinasi apabila kondisi Gunung Sinabung mengalami peningkatan.

Posko tersebut meliputi Pos Siaga Terpadu di Kantor Koramil Kecamatan Simpang Empat, Posko 1 di Desa Kuta Gugung, Posko 2 di Simpang Tiga Kicat dan Posko 3 di Desa Payung.

Keberadaan posko disiapkan untuk mendukung pemantauan situasi, koordinasi personel, pelayanan kepada masyarakat serta pelaksanaan langkah evakuasi apabila kondisi di lapangan mengharuskannya.

Setiap unsur yang terlibat juga diminta memastikan kesiapan peralatan dan sumber daya pendukung sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi keadaan darurat.

Kesiapsiagaan tersebut menjadi penting karena aktivitas Gunung Sinabung perlu terus dipantau. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, gunung tersebut mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) pukul 10.17 WIB dengan amplitudo maksimum 120 milimeter, durasi erupsi 991 detik dan kolom abu mencapai sekitar 3,5 kilometer di atas puncak.

BACA JUGA:  Pelindo Sambut 2025 dengan Layanan Pelabuhan Multipurpose Sepanjang Waktu 24 Jam

Di tengah kondisi tersebut, pemerintah mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik. Warga diminta mengikuti informasi serta arahan resmi yang dikeluarkan pemerintah dan instansi berwenang.

Masyarakat juga diminta tidak memasuki kawasan yang telah ditetapkan sebagai wilayah rawan bahaya serta tidak melakukan aktivitas yang bertentangan dengan rekomendasi keselamatan.

Pemkab Karo turut mengingatkan warga agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi mengenai aktivitas Gunung Sinabung yang belum terverifikasi.

Setiap perkembangan mengenai kondisi gunung api diharapkan diperoleh melalui kanal resmi pemerintah dan instansi terkait agar masyarakat tidak menerima informasi yang keliru.

Dengan disiapkannya posko siaga dan penguatan koordinasi lintas instansi, Forkopimda Karo berupaya memastikan langkah penanganan dapat dilakukan secara terkoordinasi apabila terjadi perkembangan situasi.

Kesiapan tersebut juga diarahkan untuk meminimalkan risiko terhadap masyarakat sekaligus memastikan pelayanan dan perlindungan tetap berjalan apabila aktivitas Gunung Sinabung meningkat. (Hasan)