PADANG LAWAS – Forum Komunikasi Mahasiswa Pemerhati Padang Lawas (FKMPP) Menyoroti penomena meraknya anak pengemis berseragam badut di Kabupaten Padang Lawas. Senin (16/7/2025).
Hamdi Hasibuan, selaku Ketua Umum FKMPP mengatakan, penomena anak pengemis berseraga badut ini sudah merak di Padang Lawas mulai bulan Agustus 2024 sampai sekarang bulan Juli 2025 namun sayangnya seolah luput dari perhatian Pemkab Padang Lawas.
Media WASPADA dan juga Peresiden Mahasiswa IAI Padang Lawas suda perna menyoroti perkara ini namun sampai hari ini belum ada tindak lanjut dari Pemkab Padang Lawas saya lihat, tutur Hamdi.
Penomena pengemis berseragam badut ini merupakan patalogi sosial jika di biarkan begitu saja takutnya akan menular ke teman-teman sebanya dan yang paling mengerikannya bisa merusak mental generasi bangsa menjadi mental pengemis.
Hamdi menjelaskan, sesuai hasil wawancara Ketua Umum FKMPP bahwa anak-anak yang mengemis berseragam badut tersebut masi duduk di bangku sekolah.
Hal tersebut jelas suda menyalahi dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Yang mengatur tanggung jawab negara, pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, dan orang tua dalam melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, penelantaran, dan diskriminasi.
Ketua FKMPP mengatakan sangat senang ketika di bulan juni yang lalu ada intruksi dari Bupati kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Lawas untuk segera melakukan inventarisasi menyeluruh dan mengintervensi berbagai kendala yang menghambat akses pendidikan di wilayah Padang Lawas.
Namun rasanya sangat aneh jika persoalan anak-anak sekolah yang mengemis di depan mata tak dapat terselesaikan sampai sekarang.
Forum Komunikasi Mahasiswa Pemerhati Padang Lawas yakin Bupati Padang Lawas pasti bisa menangani meraknya anak-anak pengemis berseragam badut di kabupaten padang lawas.
Luruskan niat teruslah bermanfaat, semoga Bupati Padang Lawas mempunyai niat untuk memperbaiki fenomena tersebut dan memberi maanfaat kepada masyarakat Padang Lawas. (Rahmat Situmorang)













