KARO – Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., turun langsung meninjau jembatan yang rusak parah di Desa Kutaraja, Kecamatan Tigabinanga, pada Jumat (27/6/2025).
Didampingi oleh Wakil Bupati Komando Tarigan, Ketua DPRD Kabupaten Karo Iriani Br Tarigan, serta sejumlah kepala perangkat daerah, peninjauan ini menjadi langkah awal percepatan perbaikan infrastruktur vital yang selama ini menghambat mobilitas warga.
Jembatan tersebut mengalami kerusakan struktural cukup serius hingga sebagian konstruksinya ambruk.
Saat ini, akses kendaraan besar tidak memungkinkan, dan hanya kendaraan kecil yang dapat melintas secara terbatas.
“Saat ini kami berada di jembatan Desa Kutaraja yang beberapa waktu lalu terganggu, rubuh sebagian. Hari ini kami telah mendapatkan kepastian bahwa jembatan ini akan segera diperbaiki,” ujar Bupati Antonius Ginting kepada wartawan di lokasi.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa kualitas konstruksi harus menjadi perhatian utama dalam setiap pembangunan infrastruktur.
Ia menyayangkan konstruksi jembatan sebelumnya yang dinilainya kurang memadai dan mengakibatkan kerusakan dini.
“Kalau kami lihat, ini bukan soal usia jembatan, tapi konstruksinya yang kurang tepat. Infrastruktur seperti ini adalah warisan untuk anak cucu kita, maka harus diberikan yang terbaik,” tegasnya.
Menanggapi arahan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Karo menyampaikan bahwa desain jembatan baru dengan panjang bentang sekitar 18 meter telah rampung.
Proses tender akan dimulai awal Juli 2025, dan pembangunan ditargetkan selesai sebelum akhir tahun.
“Kalau tidak ada kendala, pembangunan bisa dimulai akhir Juli atau awal Agustus. Saat ini jembatan hanya bisa dilalui kendaraan kecil, dan kami akan segera merealisasikan pembangunan sesuai arahan Pak Bupati dan Wakil Bupati,” ungkap Kepala Dinas PUTR.
Tak hanya fokus pada jembatan rusak, rombongan Pemkab Karo juga melanjutkan kunjungan ke Desa Mbentong dan Juhar Simbelang.
Di dua wilayah ini, pemerintah ingin memastikan langkah cepat dalam penanganan bencana tanah longsor yang baru-baru ini terjadi.
Kajian kebutuhan darurat dan pemulihan infrastruktur dasar tengah disiapkan untuk mendukung masyarakat terdampak. (Hasan)













