SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Bobby Nasution Tinjau Penanganan Sinabung, Kebutuhan Pengungsi Jadi Prioritas

×

Bobby Nasution Tinjau Penanganan Sinabung, Kebutuhan Pengungsi Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini

KARO (MAWARTA) – Penanganan dampak erupsi Gunung Sinabung menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Kabupaten Karo dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melakukan kunjungan ke wilayah Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Selasa (1/9/2026), untuk melihat langsung kesiapan penanganan masyarakat terdampak sekaligus memastikan kebutuhan warga selama masa pengungsian terpenuhi.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Bobby bersama Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., dan unsur Forkopimda membahas langkah penanganan darurat pascaerupsi Gunung Sinabung yang terjadi pada Senin (31/8/2026).

Pembahasan difokuskan pada kesiapan pemerintah dalam melindungi masyarakat, termasuk evakuasi warga di kawasan rawan, pelayanan kesehatan, ketersediaan logistik serta pemenuhan kebutuhan dasar selama berada di lokasi pengungsian.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Sumut juga menyerahkan bantuan secara kedinasan kepada Pemerintah Kabupaten Karo untuk mendukung penanganan dampak bencana. Bantuan juga diberikan kepada masyarakat yang terdampak dan berada di lokasi pengungsian.

BACA JUGA:  39 Masyarakat Terima Layanan JKMB di Rumah Sakit Luar Kota Medan

Bobby menekankan agar kebutuhan dasar warga selama berada di pengungsian benar-benar diperhatikan. Ketersediaan air bersih, makanan, tempat tinggal yang layak hingga fasilitas sanitasi menjadi bagian yang harus dipastikan pemerintah.

“Kita tidak ingin masyarakat yang mengungsi di sini merasa tidak nyaman, terus tiba-tiba kembali ke rumah. Ini yang kita pastikan, mulai dari mereka tidur, air, toilet dan juga makanannya,” ujar Bobby.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga membuka ruang dukungan terhadap kebutuhan lain yang muncul di lapangan, termasuk kebutuhan transportasi bagi anak-anak pengungsi agar aktivitas pendidikan mereka tetap dapat berjalan.

Kunjungan tersebut dilakukan di tengah peningkatan status aktivitas Gunung Sinabung dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) yang ditetapkan PVMBG mulai 31 Agustus 2026 pukul 12.30 WIB. Peningkatan status dilakukan setelah aktivitas vulkanik Sinabung meningkat dan erupsi menghasilkan kolom abu sekitar 3.500 meter di atas puncak. :contentReference[oaicite:1]{index=1}

Kondisi tersebut membuat pemerintah memperkuat langkah evakuasi dan kesiapsiagaan, khususnya terhadap masyarakat yang berada di kawasan yang masuk zona rawan.

BACA JUGA:  Kepala Lapas Kelas IIA Tangerang Panen Sayur Pare Bersama Warga Binaan

Bupati Karo bersama Forkopimda memastikan koordinasi penanganan terus dilakukan dengan melibatkan pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, tenaga kesehatan serta instansi terkait lainnya.

Pemerintah Kabupaten Karo juga terus memantau kebutuhan masyarakat di lokasi pengungsian agar bantuan dan pelayanan dapat diberikan secara cepat sesuai kondisi di lapangan.

Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Karo menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan bencana tidak hanya berfokus pada proses evakuasi, tetapi juga menjamin warga mendapatkan perlindungan dan kebutuhan dasar selama berada di pengungsian.

Di tengah kondisi Gunung Sinabung yang masih dalam status Siaga, masyarakat diminta tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Warga juga diimbau mengikuti setiap arahan petugas serta memperoleh informasi mengenai perkembangan aktivitas gunung api melalui sumber resmi.

Pemerintah memastikan koordinasi dan penanganan terhadap masyarakat terdampak terus dilakukan untuk meminimalkan risiko serta menjaga keselamatan warga di kawasan Gunung Sinabung. (Hasan)