SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
OLAHRAGA

Bupati Bandung Ajak Warga Nonton Piala Presiden di Stadion Si Jalak Harupat, Pelajar Bisa Masuk Gratis

×

Bupati Bandung Ajak Warga Nonton Piala Presiden di Stadion Si Jalak Harupat, Pelajar Bisa Masuk Gratis

Sebarkan artikel ini

BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengajak masyarakat untuk menonton langsung turnamen Piala Presiden 2025 yang akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kutawaringin, mulai 6 hingga 13 Juli 2025.

“Hayu nonton langsung Piala Presiden di Si Jalak Harupat. Penutupan nanti, 13 Juli, akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo,” ujar Bupati seusai Upacara Hari Bhayangkara di Soreang, Senin (1/7/2025).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Bupati yang akrab disapa Kang DS ini menyampaikan bahwa pelajar SMP dan SMA bisa menyaksikan pertandingan secara gratis. Namun, mereka tetap harus mendaftar terlebih dahulu melalui situs resmi: www.PialaPresiden2025.com.

“Berdasarkan info dari panitia, anak sekolah gratis. Tapi tetap daftar dulu, ya,” tambahnya.

BACA JUGA:  POR Kemhan 2024 Resmi Ditutup, Setjen Kemhan Raih Gelar Juara

Turnamen akan dibuka dengan laga antara Persib Bandung vs Fort FC pada 6 Juli pukul 15.30 WIB. Tiket pertandingan sudah bisa dibeli sejak 30 Juni pukul 19.00 WIB melalui situs resmi turnamen.

Harga tiket per laga: Rp50.000 dan Tiket terusan 3 pertandingan grup: Rp120.000.

Panitia mengimbau masyarakat untuk membeli tiket hanya melalui jalur resmi guna menghindari tiket palsu dan memastikan kenyamanan menonton di stadion.

Turnamen ini diikuti enam tim, terbagi dalam dua grup:

Grup A: Liga Indonesia All Star, Arema FC, Oxford United (Inggris).

Grup B: Persib Bandung, Dewa United FC, Port FC (Thailand).

Selain di Stadion SJH, pertandingan pembuka akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

BACA JUGA:  Open Golf Tournamen PG PIM Cap 2022 Berlangsung Sukses

Adapun Total Hadiah sebesar Rp11,5 Miliar dengan rincian sebagai berikut:

Juara: Rp 5,5 miliar.

Runner-up: Rp 3 miliar.

Peringkat ketiga: Rp 2 miliar.

Peringkat keempat: Rp 1 miliar. (Sugiyanto)