SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KRIMINAL

Perjudian Mesin Tembak Ikan di Gudang Jeruk Laudah Bikin Resah: Warga Kehilangan Barang, Tanaman Raib

×

Perjudian Mesin Tembak Ikan di Gudang Jeruk Laudah Bikin Resah: Warga Kehilangan Barang, Tanaman Raib

Sebarkan artikel ini

KARO – Warga Kabanjahe, Kabupaten Karo, semakin resah dengan maraknya praktik judi ketangkasan yang beroperasi bak kasino mini di sejumlah lokasi, salah satunya di gudang jeruk samping SPBU Laudah.

Aktivitas yang berlangsung terang-terangan ini diduga beromzet jutaan rupiah per hari dan berdampak buruk bagi kehidupan sosial masyarakat sekitar.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

R br Tarigan (28), seorang warga Kabanjahe, menuturkan bahwa kehadiran tempat perjudian tersebut membawa dampak langsung terhadap keluarganya.

Ia mengaku suaminya kerap menghabiskan harta benda untuk berjudi di lokasi itu.

“Sejak ada judi di Laudah itu, barang di rumah habis dijual. Mobil pun digadaikan untuk berjudi ikan-ikan di sana,” ungkapnya lirih saat ditemui, Sabtu (7/6/2025).

BACA JUGA:  Bentrokan Antarwarga di Desa Naman dan Suka Tepu Berakhir Damai setelah Mediasi Polsek Simpang Empat

Tak hanya itu, R juga mengaku telah mengalami sejumlah kehilangan barang di lingkungan tempat tinggalnya, seperti tabung gas, alat pompa, hingga tanaman di ladang yang semestinya sudah siap panen.

“Sering kehilangan barang. Tanaman juga hilang, padahal mau panen. Ini bukan hanya soal judi, tapi juga bisa picu kejahatan lain,” tambahnya.

Menurut pantauan warga, selain di Laudah, praktik judi serupa juga terdapat di Jalan Nabung Surbakti tak jauh dari gerbang Batalyon 125 Simbisa.

Ironisnya, mesin-mesin judi tersebut disebut-sebut dimiliki oleh satu orang yang digadang-gadang merupakan oknum aparat dari salah satu satuan TNI.

Keresahan masyarakat terhadap praktik judi ini diperparah oleh sikap aparat penegak hukum yang dinilai pasif.

BACA JUGA:  Nelayan Ditangkap Sat Resnarkoba Polres Sibolga Miliki Ganja

Warga menilai Polres Tanah Karo belum menunjukkan langkah tegas dalam menindak tempat-tempat perjudian tersebut.

“Sejauh ini gak pernah ada penggerebekan. Polres Karo seperti tutup mata. Sudah berulang kali kami dengar keluhan warga, tapi tidak ada tindakan,” kata R br Tarigan kecewa.

Untuk mengonfirmasi hal ini, *mawartanews.com* telah mencoba menghubungi Kapolres Tanah Karo melalui pesan WhatsApp, namun hingga berita ini ditayangkan belum mendapat jawaban.

Warga berharap aparat kepolisian segera bertindak menertibkan lokasi-lokasi perjudian tersebut demi keamanan dan ketentraman masyarakat Kabanjahe. (Wahyu)