MAWARTANEWS.com, MEDAN |
PT PLN (Persero) terus berupaya memulihkan gangguan kelistrikan yang terjadi pada jaringan transmisi di Sumatera bagian selatan secara bertahap.
Gangguan ini disebabkan oleh masalah pada jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Linggau-Lahat, yang merupakan bagian dari jaringan interkoneksi yang menghubungkan berbagai wilayah di Sumatera.
“Hingga Rabu pukul 01.00 WIB, kondisi kelistrikan di wilayah Sumatera Utara telah pulih lebih dari 90 persen, dengan lebih dari 2 juta pelanggan yang terdampak telah kembali menerima pasokan listrik,” ujar Surya Sahputra Sitepu, Manager Komunikasi & TJSL Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Rabu (5/6).
Proses penormalan terus berlanjut untuk menghidupkan kembali jaringan distribusi ke pelanggan lain yang masih terdampak.
Surya juga menjelaskan bahwa gangguan pada jaringan transmisi dengan beban tinggi menyebabkan pembangkit listrik mati secara otomatis dan memerlukan waktu untuk menyala kembali, terutama Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
Dalam proses pemulihan ini, diperlukan manajemen pengaturan beban untuk menjaga kestabilan listrik di wilayah terdampak.
PLN menyampaikan permohonan maaf atas gangguan ini dan memastikan ratusan petugas terus bersiaga di lapangan serta di pusat kontrol untuk mempercepat pemulihan seluruh sistem. (*/Son)













