MAWARTANEWS.com, P. Batu|
Seorang Pelajar SMTK (Sekolah Menengah Theologi Kristen) Bethel Durin Jangak, di Jl. Sembahe Baru, Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancur Batu, Kab. Deli Serdang, tewas tenggelam di sungai Pantai 800 (sungai Belawan), Kamis (04/06) pagi.
Data yang diterima dari lapangan, pagi itu sebelum kejadian, korban yang bernama Samuel Gregorius Alexander Nahampun (17) warga Martubung. berangkat bersama 4 orang rekannya sesama pelajar hendak memancing ke kawasan sungai Belawan Desa Durin Jangak.
Setibanya di sungai yang cukup deras dan dalam tersebut, mereka belum membawa alat pancing. Selanjutnya, korban bersama salah seorang rekannya kembali lagi ke Desa untuk membeli peralatan pancing.
Meski tak ada barang yang hendak dibeli, korban bersama rekannya ini pun tetap kembali ke area sungai Belawan.
Tak jadi mancing, mereka akhirnya memilih untuk mandi-mandi di sungai. Selagi berenang di aliran sungai yang cukup deras itu, tiba-tiba korban terseret ke area air yang cukup dalam.
Mengetahui korban terseret arus sungai, salah seorang temannya berusaha untuk menolong. Karena panik, korban meronta saat ditolong, dan akhirnya korban pun terlepas dan langsung tenggelam.
Dalam keadaan panik, teman-teman korban berusaha untuk melakukan pencarian, sekaligus memberitahukan nya ke warga sekitar. Namun, usaha mereka tak membuahkan hasil. Korban belum juga ditemukan.
Tak lama kemudian Tim Basarnas Kota Medan bersama Polsek Pancur Batu dan Koramil -14 Pancur Batu turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Beberapa jam kemudian, mayat korban akhirnya berhasil ditemukan sekitar puluhan meter dari lokasi kejadian.
Kapolsek Pancur Batu Kompol Noorman Sihite S.I.K, M.I.K ketika dikonfirmasi, korban tewas akibat terseret arus sungai Pantai 800 Desa Durin Jangak.
“Jasad korban sudah diserahkan kepada keluarganya untuk disemayamkan ke rumah duka, setelah sebelumnya keluarga korban membuat surat pernyataan tidak keberatan,” ujar Kompol Norman.













