SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Warga: Perekrutan KPPS di Desa Pahlawan Kecamatan Tanjung Tiram Diduga Ada Kecurangan

×

Warga: Perekrutan KPPS di Desa Pahlawan Kecamatan Tanjung Tiram Diduga Ada Kecurangan

Sebarkan artikel ini

MAWARTANEWS.com – BATU BARA |

Sejumlah warga dari Desa Pahlawan mendatangi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kecamatan Tanjung tiram Kabupaten Batu Bara,Senin (29/01/2023)

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Mereka mengadu lantaran proses perekrutan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Desa Pahlawan, Kecamatan Tanjung Tiram berjalan tidak sehat. Bahkan, mereka menilai banyak terjadi kecurangan dan “titipan” dari pihak berkepentingan.

“Kedatangannya ke Panwaslu kecamatan tidak lain hanya untuk melaporkan terkait rekrutmen KPPS di desa kami,” ujar syamsul Bahri warga desa pahlawan sekaligus Pembina GEMMI(Gerakan muda mudi mengaji) di desa tersebut.

Syamsul Bahri juga menyampaikan, kalau rekrutmen KPPS di Desa Pahlawan, menemukan dugaan kejanggalan.

“Makanya kami minta penjelasan Panwaslu kecamatan Tanjung Tiram, termasuk di dalam pengumuman itu kita temukan adanya nama terpilih suami dan istri, ada yang diluar desa saat rekrutmen dan terpilih, serta ada beberapa hal yang kami juga sampaikan,” tambahnya.

BACA JUGA:  17 PMI Ilegal yang Masuk ke Batu Bara Di Limpahkan Ke Imigrasi Tanjung Balai

Dia berharap Panwaslu kecamatan menindaklanjuti dan bersikap adil terkait hal ini, jangan sampai pesta demokrasi ini diciderai oleh oknum yang bersembunyi dibalik seragam penyelenggara demi kepentingan kelompok.

Sementara itu, Panwaslu kecamatan komisioner kordiv p2ps, Kamaruddin mengatakan, pihaknya akan secepatnya mengkonfirmasi dan lakukan klarifikasi terhadap PPS desa pahlawan sebagai terlapor,” ujarnya.

Saat disinggung tentang sanksi yang akan diberikan jika laporan dari pelapor terbukti, Kamaruddin mengatakan,mengkaji dahulu kebenaran,ungkap Kamaruddin.

Setelah melakukan laporan dengan panwaslu Kecamatan, para peserta melanjutkan bukti-bukti laporan penyampaian dugaan temuan yang dilakukan oleh PPS kepada panwaslu Kecamatan.

Di kantor panwaslu peserta melaporkan dan memaparkan temuan -temuan yang mengarah pada dugaan ketidak beresan rekrutmen.

BACA JUGA:  Kabar Gembira ! Pemko Medan Gelar Mudik Bareng 2024

“Di sini kita tunjukan beberapa bukti, kami berharap Panwaslu tegas, proses oknum penyelenggara yang tidak netral, kalau perlu pecat agar tidak menciderai cita-cita demokrasi,” ujar syamsul Bahri

Di Panwaslu peserta ditemui langsung oleh komisioner panwaslu Tanjung Tiram dan beberapa Staff panwaslu lainnya.

Kamaruddin akan menindaklanjuti pengaduan tersebut dengan melakukan kordinasi dengan Bawaslu Kabupaten Batu Bara dalam menangani dugaan pelanggaran yang terjadi saat perekrutan kpps yang dilaksanakan oleh PPS desa pahlawan, pungkasnya. (Amri Lubis).