SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Warga Medan Belawan Tukar Sampah Jadi Sembako, Donor Korea Kagum dengan Antusiasme Masyarakat

×

Warga Medan Belawan Tukar Sampah Jadi Sembako, Donor Korea Kagum dengan Antusiasme Masyarakat

Sebarkan artikel ini

MEDAN – Pemandangan tak biasa terlihat di kawasan Medan Belawan, Rabu (12/11/2025) pagi. Puluhan warga tampak bersemangat memungut sampah di sepanjang Jalan Riau sambil jogging. Bukan tanpa alasan, aksi unik bertajuk Plogging (jogging sambil memungut sampah) itu menjadi bagian dari kampanye kebersihan lingkungan yang digelar oleh Gugah Nurani Indonesia (GNI) Medan Belawan bersama para donor dari Korea dan Forkopimcam Medan Belawan.

Dimulai dari Kantor Bank Sampah Berkah di Jalan Riau, para peserta yang mengenakan kaus putih kompak mengumpulkan berbagai jenis sampah plastik dan botol bekas hingga menuju Kantor Camat Medan Belawan. Usai Plogging, kegiatan dilanjutkan dengan “Pasar Murah Sampah Jadi Sembako” di kantor Camat Medan Belawan, di mana masyarakat bisa menukarkan sampah yang mereka bawa dengan beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Antusiasme warga pun membludak. Puluhan ibu rumah tangga berbondong-bondong datang membawa karung berisi sampah plastik, kertas, dan botol air mineral. Semua tertata rapi di pos penimbangan Bank Sampah Berkah yang merupakan binaan GNI Medan Belawan.

BACA JUGA:  Bupati Asahan Angkat Drs. Zainal Aripin Sinaga sebagai Penjabat Sekda

“Saya senang sekali! Sampah yang biasanya saya buang, sekarang bisa ditukar jadi sembako. Lumayan buat tambahan kebutuhan dapur,” ujar Jamila (63), warga Belawan II yang sudah lima tahun menjadi mitra Bank Sampah Berkah.

Executive Director of Korean Financial Industry Foundation (KFIF), WonSuh Choo, yang hadir langsung dalam kegiatan ini, mengaku kagum dengan antusiasme warga. “Indonesia punya potensi besar dalam pengelolaan sampah. Melalui kerja sama seperti ini, kita bisa menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus mendorong ekonomi masyarakat,” katanya sambil tersenyum puas melihat suasana penuh semangat.

Sekretaris Camat Medan Belawan, Yose Ferry, juga mengapresiasi kegiatan tersebut dan menyebutnya sejalan dengan visi Wali Kota Medan, Rico Waas, yang menjadikan pengelolaan sampah sebagai salah satu dari 10 program prioritas Pemko Medan. “Kami bersama GNI terus berkolaborasi mengajak masyarakat untuk lebih sadar mengelola sampah. Ini langkah penting untuk mewujudkan Medan yang bersih dan sehat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bupati Karo Buka Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2025

Dukungan datang dari berbagai pihak seperti Koramil Medan Belawan, Puskesmas Sicanang, Bappelitbang, Lurah, serta media nasional dan lokal. Semua sepakat bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah.

Kepala Biro Detik.com untuk wilayah Sumatera, Baringin Lumbanggaol, menilai kegiatan ini bukan sekadar kampanye kebersihan lingkungan, tapi juga gerakan sosial yang nyata. “Kami melihat, GNI telah secara konsisten memperjuangkan isu-isu lingkungan dan perlindungan anak. Kami bangga bisa bekerja sama dengan lembaga yang punya komitmen kuat seperti ini,” ujarnya.

Dari aksi kecil memungut sampah, muncul kesadaran besar: bahwa kebersihan bisa menjadi sumber berkah. Program “Sampah Jadi Sembako” di Medan Belawan kini bukan hanya sekadar gerakan, melainkan inspirasi nyata bahwa menjaga bumi juga bisa menyejahterakan. (*)