SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Warga Desa Tanjung Anom Resah Terkait Aktivitas Judi Tembak Ikan dan Peredaran Narkoba

×

Warga Desa Tanjung Anom Resah Terkait Aktivitas Judi Tembak Ikan dan Peredaran Narkoba

Sebarkan artikel ini
Foto: Istimewa

MAWARTANEWS.com, PANCURBATU |

Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, dihebohkan oleh keberadaan aktivitas judi tembak ikan yang diduga ilegal serta dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu di Jalan HM Puna Sembiring, Gang Tarigan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurut informasi dari sumber yang tidak ingin dipublikasikan, mesin judi tembak ikan yang terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut berada di perladangan warga. Di belakang perladangan ini, diduga ada barak-barak yang digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu, ucapnya.

Warga setempat telah menyuarakan keprihatinan mereka terhadap situasi ini. Mereka menekankan bahwa keberadaan lokasi ini telah berlangsung untuk waktu yang cukup lama dan telah mengganggu ketentraman di daerah tersebut.

BACA JUGA:  Kapolsek Medan Tuntungan Lawan Narkoba dan Judi

Seorang warga yang enggan diidentifikasi dalam media mengungkapkan, “Kami sudah sangat resah dengan keberadaan lokasi judi tembak ikan dan tempat penyalahgunaan narkoba jenis sabu ini.”

Warga sangat berharap agar Kapoldasu Irjen Pol Agung Setya Imam Effendy memerintahkan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda SH SIK, untuk segera mengambil tindakan tegas dan melakukan penggerebekan di lokasi tersebut.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa SH SIK, mengkonfirmasi komitmennya untuk menindak lokasi perjudian tembak ikan ilegal dan dugaan peredaran narkoba jenis sabu-sabu. Upaya penegakan hukum sedang dalam proses.

Sementara Kapolsek Pancur Batu Kompol Noorman Haryanto Hasudungan, menyampaikan akan lidik dan menindak.

BACA JUGA:  Diduga Kebal Hukum, Lokasi Tembak Ikan di Binjai Beroperasi Terang-Terangan

“Terima kasih pak informasinya, kami lidik dan tindak kegiatan tersebut,” ucapnya.

Masyarakat setempat menunggu langkah-langkah lebih lanjut dari aparat kepolisian untuk menjaga ketertiban di daerah tersebut. (Red)