SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Warga Bantah Isu Alih Fungsi Lahan PTPN IV Adolina, Sebut Sudah Berizin dan Dukung Ketahanan Pangan

×

Warga Bantah Isu Alih Fungsi Lahan PTPN IV Adolina, Sebut Sudah Berizin dan Dukung Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Foto: Lokasi Penanaman Pohon Semangka Ketahanan Pangan SPBUN Adolina.

SERGAI – Pemberitaan terkait dugaan alih fungsi lahan perkebunan milik PTPN IV Regional II Adolina di Kelurahan Batang Terap, Kabupaten Serdang Bedagai, menjadi lahan tanaman semangka dibantah oleh warga sekitar. Warga menegaskan, pemanfaatan lahan tersebut telah diketahui dan mendapat izin dari manajemen PTPN IV.

Menurut keterangan warga, lahan seluas kurang lebih 35 rante atau 14.000 M² yang saat ini ditanami semangka sebelumnya merupakan area pembibitan kelapa sawit yang sudah lama tidak dimanfaatkan secara optimal.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kalau soal izin, pasti sudah ada dari pihak manajemen. Kalau tidak ada izin, tidak mungkin lahan itu bisa ditanami semangka,” ujar Budi, salah seorang warga, Rabu (22/1/2026).

Warga menilai pemanfaatan lahan yang sebelumnya terbengkalai justru memberikan dampak positif, terutama dalam mendukung program ketahanan pangan. Ia mencontohkan pemanfaatan lahan di Afdeling III PTPN IV Adolina seluas sekitar 25 hektar yang ditanami jagung melalui kerja sama dengan Polres Serdang Bedagai.

“Daripada lahan pembibitan kelapa sawit dibiarkan kosong, lebih baik dimanfaatkan untuk tanaman pangan. Contohnya di Afdeling III, ditanami jagung dan hasilnya jelas bermanfaat,” katanya.

BACA JUGA:  Mantan Pemain Liga Nasional Apresiasi Turnamen Sepakbola U-15 SPBUN CUP I Adolina

Selain itu, warga juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) PTPN IV Adolina, Virman Yuswardi Damanik, yang dinilai berperan aktif menginisiasi pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif.

“Kami sangat mengapresiasi Ketua SPBUN, Pak Virman Yuswardi Damanik, S.H. Langkah beliau memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan yang bermanfaat patut dicontoh,” ungkap Iwan, warga lainnya.

Menurutnya, sosok yang akrab disapa Jayus tersebut dinilai inovatif dan dapat menjadi teladan bagi karyawan di lingkungan PTPN IV Regional II Adolina dalam mengelola lahan tidak produktif agar memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.

Warga berharap informasi yang berkembang di masyarakat dapat disampaikan secara berimbang dan proporsional sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman terkait pengelolaan lahan di lingkungan PTPN IV Regional II Adolina.

Sementara itu, Ketua SPBUN PTPN IV Adolina, Virman Yuswardi Damanik, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dari rekan-rekan media. Ia menegaskan tidak ingin menyalahkan pihak mana pun dan menganggap perbedaan pandangan sebagai hal yang wajar.

BACA JUGA:  Kadis Kominfo Tutup Sekolah Jurnalistik PWI Kabupaten Asahan tahun 2022

“Ini hal biasa. Pasti ada yang suka dan ada yang tidak suka. Kami tetap terbuka dan fokus bekerja sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu fungsi SPBUN adalah menjaga aset perusahaan, termasuk mencegah terjadinya penyerobotan lahan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Salah satu fungsi SPBUN adalah menjaga aset perusahaan. Ini menjadi tantangan tersendiri. Jika lahan tidak ditanami, dibilang penelantaran. Namun ketika ditanami semangka untuk menjaga kesuburan tanah dan aset perusahaan, justru disebut alih fungsi lahan,” jelasnya.

Menurutnya, pemanfaatan lahan tersebut bertujuan agar aset perusahaan tidak dikuasai pihak luar, yang apabila sudah dikuasai akan sulit untuk ditarik kembali.

“Pastinya kami tidak ingin lahan perusahaan dikuasai pihak-pihak luar yang tidak bertanggung jawab. Harapan kami, lahan tetap produktif dan bermanfaat,” tandas Jayus. (*)