SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NASIONAL

Wali Kota Medan Hadiri Rakor KPK, Paparkan Inovasi Antikorupsi di Pemerintahannya

×

Wali Kota Medan Hadiri Rakor KPK, Paparkan Inovasi Antikorupsi di Pemerintahannya

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Komitmen Pemerintah Kota Medan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih kembali ditegaskan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.

Ia menghadiri langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Sinergi dan Kolaborasi antara KPK dan Pemerintah Daerah Wilayah I, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (30/4/2025).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Bersama Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, Wakil Ketua DPRD H Zulkarnain, serta sejumlah pejabat strategis Pemko Medan, Rico Waas menyampaikan langkah-langkah nyata yang telah dilakukan untuk memperkuat sistem antikorupsi di daerahnya.

“Medan sudah memiliki sejumlah aplikasi sebagai upaya pencegahan korupsi secara digital dan terintegrasi,” ungkap Rico Waas.

BACA JUGA:  Lewat Kolab Dosen dan Mahasiswa, Desa Ini Tingkatkan Ekonomi Wisata

Beberapa di antaranya adalah Aplikasi Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG), Aplikasi Whistleblowing System (WBS), Saber Pungli, serta platform konsultasi pengawasan internal yang diberi nama Topi Kita (Tempat Konsultasi Pengawasan Intern).

Rico menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik dan penguatan budaya integritas birokrasi yang tengah digencarkan Pemko Medan.

Tak hanya itu, Inspektorat Kota Medan juga telah aktif menindaklanjuti puluhan pengaduan masyarakat serta menghindari konflik kepentingan dalam proses mutasi jabatan.

Di hadapan jajaran KPK, Rico turut memaparkan capaian Medan dalam memenuhi indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK.

“Untuk tahun 2024, seluruh dokumen dan informasi publik yang diminta telah kami penuhi 100 persen,” ujar Rico.

BACA JUGA:  Jalan Alfaka I dan IV Selesai Di Perbaiki, Warga Sampaikan Ucapan Terimakasih Kepada Bobby Nasution

Ia juga menekankan bahwa fungsi Inspektorat kini diperluas tidak hanya sebagai lembaga audit dan pengawasan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun birokrasi yang transparan dan bertanggung jawab.

“Pemko Medan terus memperkuat struktur dan sumber daya Inspektorat agar lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika pemerintahan,” tambahnya.

Rakor ini menjadi ajang penting bagi KPK dan seluruh kepala daerah di Wilayah I untuk berbagi strategi dalam membangun pemerintahan yang antikorupsi.

Rico Waas menyatakan, Pemko Medan siap terus berinovasi dan menjadikan transparansi sebagai pijakan utama dalam pelayanan kepada masyarakat.

 

 

(jul/jul)