SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Wajib Pajak di Kantor Samsat Bandung Tengah Meningkat Pesat, Kapus Himbau Masyarakat Bayar PKB Tahunan Via Online

×

Wajib Pajak di Kantor Samsat Bandung Tengah Meningkat Pesat, Kapus Himbau Masyarakat Bayar PKB Tahunan Via Online

Sebarkan artikel ini
Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Kota Bandung II Kawaluyaan, Ade Sukalsah, S.STP., M.AP saat berbincang dengan salah satu wajib pajak, Kamis (14/12/2023). (Foto: Mawartanews.com/Sugiyanto).

MAWARTANEWS.com – BANDUNG |

Program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bebas bea balik nama kendaraan berm.otor (BBNKB) yang diselenggarakan oleh Pemeritah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) di seluruh Samsat  Se-Jawa Barat (Jabar) masih berlangsung hingga 16 Desember 2023 mendatang.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pantauan di lapangan hari ini, Kamis (14/12/2023) pukul 11.13 WIB, masyarakat wajib pajak di kantor Samsat Bandung Tengah, di Jl. Kawaluyaan mengalami peningkatan yang cukup pesat, bahkan sebagian kendaraan wajib pajak disarankan untuk parkir diluar kantor Samsat Bandung dikarenakan tempat yang sudah disediakan penuh.

Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Kota Bandung II Kawaluyaan, Ade Sukalsah, S.STP., M.AP mengatakan, untuk program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor sudah ada peningkatan dibandingkan hari-hati sebelumnya.

“Kemarin memang kita perdua dua hari lalu sudah lumayan ada peningkatan (wajib pajak). Ini kendaraan roda empat maupun roda dua secara global kita itu sudah mencapai ada kurang lebih atau KBM-nya 56.167 (lima puluh enam ribu seratus enam puluh tujuh) dari awal digelarnya program 16 oktober sampai kemarin 10 desember 2023,” kata Ade Sukalsah saat ditemui area cek fisik Samsat Bandung Tengah, Kamis (14/12/2023).

Ade Sukalsah mengukapkan, peningkatan wajib pajaj di kantor Samsat Bandung Tengah sudah terjadi sejak minggu lalu.

“Dari minggu lalu tuh wajib pajak sudah mulai ada kelihatan peningkatan, tapi puncaknya dari hari senin kamarin, senin, selasa, rabu sampai sekarang hari kamis tuh lumayan,” ucapnya.

Untuk mengatisipasi lonjakan jumlah wajib pajak di kantor Samsat Bandung Tengah, kata Ade Sukalsah, pihaknya sudah menempatkan para ASN disemua titik layanan.

BACA JUGA:  Layar Monitor Nomor Antrean WP di Kantor Samsat Bandung Tengah masih Mati, Ini kata Ade Sukalsah

“Yang ASN saya coba disemua titik itu harus ada (yang stand by), kemudian yang non ASN juga kita tambah yang biasa mungkin dibagian adminitrasi diatas untuk ikut bantu juga memberikan pelayananan di lapangan,” katanya.

“Kemudian tentu saja di lapangan itu satpam, bahkan petugas cleaning servis ikut mengatur lalu lintas, mengatur parkir sampai mengarahkan proses layanan kepada wajib pajak, misalnya tahunan harus kemana, lima tahunan harus kemana awal loketnya gitu ya, termasuk mutasi balik nama, teman-teman di parkiran itu oleh satpam dan petugas cleaning servis ikut membantu juga,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, untuk jam layanan pendaftar wajib pajak, kata Ade Sukalsah, pihaknya bersama dengan mitra kerja sudah melakukan penambahan waktu.

“Ya kita sudah sepakati dengan teman-teman mitra Polri untuk yang proses mutasi dan balik nama, itu awalnyakan harus ngambil promulir dulu ya, jadi untuk promulir kita buka sampai jam setengah dua. Untuk proses cek fisik kendaraan diselesaikan ketika promulir di cut off. Nah promulir setengah dua sudah cut off, mau tidak mau proses cek fisik kita selesaikan hati itu juga,” katanya.

Untuk mengurai agar tidak terjadi penumpukan wajib pajak, Ade Sukalsah pun menghimbau kepada masyarakat yang ingin melakukan proses membayaran pajak kendaraan bermotor tahunan melalui layanan online.

“Karena memang (wajib pajaknya) ramai, saya sarankan sih atau kita himbau untuk wajib pajak yang hanya mengurus pajak tahunan bisa menggunakan sentral layanan online, terkecuali untuk proses pajak lima tahunan, balik nama dan mutasi, itu harus hadir langsung ke Samsat Induk,” ujarnya.

BACA JUGA:  Drama Buku Nikah Palsu dan Penipuan Miliaran Rupiah, Sidang Setyawan Priyambodo alias Bimo Ditunda

“Tapi untuk proses balik nama dan mutasi tadi itu, diharapkan dari awal (sebelum datang ke kantor samsat bandung tengah) persyaratannya sudah dilengkapi dulu, begitu ya. Persyaratan, kemudian foto copynya juga sudah dilengkapi supaya proses layanan bisa lebih cepat lagi,” sambungnya.

Disinggung apakah ada penambahan photo copy, Ade Sukalsah mengatakan tidak ada penambahan. “Photo copy itu yang disediakan oleh kantor maksudnya ada pihak ketiga yang menyewa sarana kantor itu ada,” ujarnya.

“Tapi diluar samsat pun, mekanisme pasar masyarakat yang buka kios photo copy kita persilahkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Pamin ||| Si STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Jabar, Ipda Ridwan Gunawan menambahkan, bahwa pihaknya tidak melakukan penambahan petugas.

“Dari awal program kita tidak menambah petugas, akan tetapi petugas yang ada kita arahkan untuk saling membantu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, mobil samsat keliling (Samling) yang tadinya memberikan pelayanan kepada masyarakat di kawasan Kosambil, Kota Bandung kita tarik ke Samsat Induk agar bisa membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat yang akan melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan.

“Sudah beberapa hari ini mobil samsat keliling yang tadinya memberikan pelayanan kepada masyarakat di kawasan kosambi kota bandung stand by di sini (kantor samsat bandung tengah),” katanya.