SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BREAKING NEWS

Wagub Sumut Sambut 11 Pelajar SMP Harapan 1 Medan

×

Wagub Sumut Sambut 11 Pelajar SMP Harapan 1 Medan

Sebarkan artikel ini

MAWARTANEWS.com – Sebanyak 11 pelajar SMP Harapan 1 Medan akhirnya bisa bertemu langsung dengan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah di Rung Kerja Wagub, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Selasa (19/7).

Tak hanya tatap muka, mereka juga berkesempatan melihat langsung seluruh ruang kerja hingga merasakan duduk di kursi dan meja kerja Wagub Sumut.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kehadiran Pelajar SMP Harapan 1 Medan dalam rangka kunjungan belajar atau leadership didampingi Kepala Sekolah SMP Harapan I Medan Idris Ginting dan Wakil Kepala Sekolah Dedi Arianto beserta Guru Bahasa Indonesia Mimi Syofia dan Guru Agama Asmanuddin Damanik.

Ketua OSIS SMP Harapan I Medan Achmad Adzhar Ali Saragih menjadi orang pertama yang diajak Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah untuk duduk di kursi kerjanya.

BACA JUGA:  Ir. Bangku Sembiring Terpilih Secara Aklamasi Ketua Umum KPUM Medan Periode 2022-2027

Dalam kesempatan itu, Achmad Adzhar pun bertanya bagaimana tips ala Wagub Sumut untuk menjadi pemimpin yang baik.

“Jadi pemimpin harus siap berkorban, korban waktu, tenaga, pikiran dan lainnya. Kalau siap untuk itu berarti siap jadi pemimpin. Harus bijaksana dalam menentukan keputusan, intinya harus bisa memberi manfaat bagi orang lain dan harus mau terus belajar,” ujar Ijeck.

Achmad Azhar yang juga peraih Silver Medali Olimpiade Matematika Nasional ini mengaku senang dan berharap kunjungannya bersama rekan-rekannya ke Ruang Kerja Wakil Gubernur Sumut menjadi motivasi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita setinggi-tingginya.

Ijeck juga mengingatkan seluruh pelajar untuk fokus belajar sembari tetap memilik hobi positif sebagai penghilang rasa jenuh terhadap beban belajar.

BACA JUGA:  Melalui Problem Solving, Polsek Tuntungan Selesaikan Permasalahan Antar Warga

Hobi itu penting juga, tapi harus yang positif dan tidak mengganggu belajar. Selain itu, agama juga penting sebagai pondasi di tengah-tengah perkembangan zaman dan teknologi.

“Ilmu agama penting untuk membatasi kita melakukan hal-hal yang tak baik dan mengingatkan kita bahwa hidup ini akan dimintai pertangungjawaban di akherat kelak,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *