SERGAI (MAWARTA) – Sebuah video yang memperlihatkan protes terhadap paket Makan Bergizi Gratis (MBG) dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, viral di media sosial Facebook.
Dalam video berdurasi sekitar 60 detik yang beredar pada Jumat (13/3/2026), seorang pria yang belum diketahui identitasnya memprotes isi paket MBG yang diterima siswa di salah satu SD di wilayah kelurahan Tualang kecamatan Perbaungan.
Pria tersebut menilai isi paket makanan yang diberikan tidak sebanding dengan program yang dicanangkan pemerintah. Ia bahkan menyebut akan melaporkan persoalan itu kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Ini roti harganya 500 rupiah, susunya 2.500 rupiah, jadi baru 3.000. Ini pisangnya mungkin 500 rupiah. Macam mana ini MBG? Ini sarang korupsi ini Pak Presiden,” ucap pria tersebut dalam video yang beredar.
Dalam rekaman tersebut, ia juga menyebut dapur SPPG yang diduga milik seseorang bernama Said di Dusun I, Desa Kota Galuh, Perbaungan.
Video itu diunggah oleh akun Facebook @pujiantopuji dan langsung menuai berbagai komentar dari warganet.
Salah satu komentar datang dari akun @sunardinardilubis yang menilai pemilik dapur SPPG diduga memperoleh keuntungan besar dari program tersebut.
“Ini untung besar pemilik dapur SPPG,” tulisnya di kolom komentar.
Sementara akun @effendialbanjari meminta agar identitas sekolah dan kepala sekolah disebutkan secara jelas agar dapat dilakukan klarifikasi terkait penerimaan paket MBG tersebut.
“Sebut nama sekolahnya yang lengkap, nama kepseknya, biar kita tanya kepseknya kenapa paket MBG seperti ini diterima,” tulisnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola dapur SPPG maupun pihak sekolah terkait video yang viral tersebut.(*)













