SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Truk Bertonase Berat Diduga Jadi Penyebab Utama Rusaknya Jalan Perintis Kemerdekaan Galang

×

Truk Bertonase Berat Diduga Jadi Penyebab Utama Rusaknya Jalan Perintis Kemerdekaan Galang

Sebarkan artikel ini
truk bertonase berat melintas di jalan rusak Galang
Truk Bertonase Berat Diduga Jadi Penyebab Utama Rusaknya Jalan Perintis Kemerdekaan Galang. (Foto: Mawarta/Ist)

Galang (MAWARTA) – Lalu lintas truk bertonase berat diduga menjadi pemicu utama kerusakan parah Jalan Perintis Kemerdekaan di Kota Galang, Kabupaten Deli Serdang.

Ruas jalan yang sebelumnya telah mengalami kerusakan kini semakin hancur akibat tekanan kendaraan bermuatan besar yang melintas hampir setiap hari.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Lapisan aspal yang rapuh tak mampu menahan beban, hingga badan jalan berubah menjadi kubangan lumpur saat hujan dan hamparan debu saat kemarau.

Warga menilai tidak adanya pembatasan kendaraan berat membuat kerusakan terus berulang tanpa solusi.

“Setiap hari truk besar lewat. Aspal yang sudah rusak makin hancur digilas. Baru sebentar ditambal, sudah rusak lagi,” ujar seorang warga di sekitar lokasi, Sabtu (21/2/2026).

Selain merusak infrastruktur, aktivitas truk berat juga dinilai meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara roda dua yang harus bermanuver menghindari lubang dan genangan.

BACA JUGA:  Pemkab Batu Bara Buka Penerimaan 354 PPPK Tenaga Guru, Kesehatan dan Penyuluh

Warga menyebut, kondisi tersebut sudah berlangsung lama tanpa pengawasan maksimal, baik dari sisi pembatasan tonase maupun pengaturan jalur angkutan berat.

Sejumlah warga menduga kapasitas konstruksi jalan tidak lagi sesuai dengan volume kendaraan yang melintas, khususnya truk pengangkut material dan logistik.

Akibatnya, kerusakan terjadi berulang dan semakin luas. Permukaan jalan retak, terkelupas, hingga membentuk lubang besar di berbagai titik.

Masyarakat mendesak pemerintah segera menetapkan pembatasan kendaraan berat serta melakukan perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam.

Mereka juga meminta pengawasan lebih ketat terhadap truk overloading yang dianggap menjadi faktor utama percepatan kerusakan.

“Kalau truk tetap bebas lewat, jalan ini tidak akan pernah bertahan. Diperbaiki hari ini, rusak lagi besok,” kata warga lainnya.

Jalan Perintis Kemerdekaan merupakan jalur vital aktivitas ekonomi masyarakat Galang. Kerusakan yang terus terjadi bukan hanya menghambat mobilitas, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi dan risiko keselamatan.

BACA JUGA:  Kebakaran Di Simpang Limun Hanguskan 16 Rumah

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret, mulai dari pengaturan jalur angkutan berat, pengawasan tonase, hingga rehabilitasi permanen jalan agar tidak terus menjadi korban lalu lintas kendaraan bermuatan besar. (Hoko)