SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Terkait Kericuhan Di Selambo Ini Penjelasan Kapolrestabes Medan

×

Terkait Kericuhan Di Selambo Ini Penjelasan Kapolrestabes Medan

Sebarkan artikel ini

MEDAN | Buntut kericuhan di kawasan Selambo Raya, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan memberikan klarifikasi, Selasa (22/10/24) malam.

Dikatakannya, pelaku penyerangan bukan anggota geng motor. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan penyidikan perihal kericuhan tersebut.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Ini kan peristiwa yang sudah lama konflik di lokasi. Di lokasi itu sudah terjadi konflik tentang lahan yang sudah lama dilakukan kelompok-kelompok ini. Jadi bukan geng motor, semata-mata bukan geng motor,” ucapnya.

Hingga saat ini pihaknya sudah mengamankan satu orang dan sedang dilakukan pemeriksaan. Selain itu, beberapa orang lainnya sudah teridentifikasi.

“Saat ini sudah ada satu orang yang pasti kami lakukan pemeriksaan. Ada beberapa yang kami identifikasi. Jadi kami akan lanjutkan, kami akan usut tuntas,” tegasnya.

BACA JUGA:  Melawan Saat Ditangkap, DPO Curanmor Ditembak Unit Resmob Sat Reskim Polrestabes Medan

Pelaku penyerangan dikatakannya menggunakan kendaraan sepeda motor. Tetapi bukan anggota geng motor.

“Satu orang yang kemudian sedang kami lakukan pemeriksaan, penyidikan, dia menggunakan sepeda motor, iya. Tetapi bukan geng motor. Kalau geng motor nggak di kebun ya, geng motor pasti di jalan,” lanjutnya.

Pasca peristiwa itu, Gidion membenarkan bahwa ada dua warga yang tewas. Namun beliau belum memberikan secara rinci identitas kedua korban.

Selain itu, beberapa warga lainnya dikatakan mengalami luka dan dirawat di beberapa rumah sakit.

“Seorang korban meninggal dunia di tempat kejadian, seorang lagi di bawa ke rumah sakit dan akhirnya meninggal dunia. Untuk korban luka ada beberapa dan ini perlu kami klarifikasi, kami verifikasi lagi ke rumah sakit, ada beberapa rumah sakit,” tuturnya.

BACA JUGA:  Walikota Alpian Anjangsana ke SMAN 4 Unggulan Pagar Alam, Ini Disampaikan 

Gidion pun meminta setiap pihak untuk menahan diri perihal insiden itu. Dia meminta masing-masing pihak menyerahkan seluruh proses hukum ke kepolisian untuk dilakukan langkah yang obyektif dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Gidion juga menghimbau agar masing-masing pihak tidak melakukan kekerasan dalam persoalan konflik yang terjadi.

“Saya menyampaikan rasa prihatin saya terhadap peristiwa di selambo dan saya berharap masing-masing pihak menahan diri. Tidak menggunakan kekerasan. Masing-masing percayakan kepada kami. Polrestabes Medan akan mengambil langkah-langkah yang maksimal dan obyektif untuk melakukan penyidikan dan penyelidikan,” sebutnya.

Disinggung motif dan pihak yang menunggangi, mantan Kasat Reskrim Polrestabes (Poltabes) Medan itu mengaku masih mendalami.

“Masih dalam pendalaman kami,” pungkasnya. (Adi)