SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NUSANTARA

Tanpa Riak, Tanpa Lawan: Andar Amin Harahap Resmi Pimpin Golkar Sumut 2025–2030

×

Tanpa Riak, Tanpa Lawan: Andar Amin Harahap Resmi Pimpin Golkar Sumut 2025–2030

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD Golkar Sumut terpilih Andar Amin Harahap menerima pataka Partai Golkar usai ditetapkan secara aklamasi dalam Musda XI Golkar Sumut di Medan, Minggu (1/2/2026). (Foto Ist)

Medan (MAWARTA) – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sumatera Utara berakhir tanpa drama. Minggu malam (1/2/2026), satu nama menguat, satu suara menyatu.

Andar Amin Harahap resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Golkar Sumut periode 2025–2030 bukan lewat voting panjang, tapi secara aklamasi.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Keputusan itu diketok dalam sidang pleno Musda XI yang digelar di Medan. Pimpinan sidang Hakim Qomaruddin bersama jajaran langsung mengesahkan Andar sebagai nahkoda baru Golkar Sumut.

Surat Keputusan Musda XI Nomor 09/MUSDA XI/Golkar Sumut/II/2026 pun dibacakan. Isinya tegas: Andar Amin Harahap sah memimpin Golkar Sumut lima tahun ke depan, terhitung sejak 1 Februari 2026.

Sinyalnya jelas—Golkar Sumut ingin stabil, solid, dan melangkah ke depan tanpa friksi berkepanjangan.

Terpilihnya Andar secara aklamasi bukan sekadar soal prosedur. Itu pesan politik. Konsolidasi internal dinilai sudah cukup matang, dan kader memilih satu arah.

BACA JUGA:  Ditanya Soal Proses Duplikat STNK, Kompol Suharto Malah Bilang Begini

Tak ada tarik-menarik, tak ada kubu-kubuan. Musda XI berjalan cepat, rapi, dan relatif senyap sesuatu yang jarang terjadi di arena politik.

Musda juga langsung memberi mandat penuh kepada Andar untuk menyusun kepengurusan baru DPD Golkar Sumut bersama tim formatur.

Andar didapuk sebagai Ketua Formatur, didampingi unsur DPP, DPD II (Kota Medan dan Kabupaten Asahan), serta unsur organisasi sayap AMPI.

Formatur diberi waktu 30 hari. Targetnya jelas: kepengurusan tuntas, mesin partai panas, dan arah politik Golkar Sumut siap digerakkan.

Dalam pidato perdananya sebagai ketua terpilih, Andar tidak banyak beretorika. Nada bicaranya tenang, tapi pesannya tegas. Ia menyebut amanah ini bukan hanya tanggung jawab organisasi, melainkan juga pertanggungjawaban moral dan spiritual.

Yang paling ditekankan Andar adalah satu hal: dinamika selesai.

Ia mengajak seluruh kader untuk berhenti melihat ke belakang dan mulai fokus pada konsolidasi hingga ke akar rumput.

BACA JUGA:  Kejati Sumut Geledah Kantor PTPN I dan PT Nusa Dua Propertindo, Diduga Ada Korupsi Penjualan Aset

Semua potensi, kata Andar, harus dirangkul. Tidak ada lagi sekat-sekat lama. Golkar Sumut harus tampil sebagai kekuatan yang utuh, solid, dan siap bekerja untuk masyarakat.

Tak lupa, ia menegaskan arah politik yang ingin dibangun politik santun, beretika, dan bernuansa kekeluargaan. Bukan sekadar jargon, tapi fondasi untuk menjaga soliditas partai menghadapi agenda-agenda politik ke depan.

Dengan berakhirnya Musda XI, Golkar Sumut resmi masuk babak baru. Tantangannya tidak kecil: konsolidasi internal, penguatan struktur, dan persiapan menghadapi tahapan politik selanjutnya.

Namun dengan mandat aklamasi, Andar Amin Harahap memulai langkahnya dengan modal penting kepercayaan penuh dari kader.

Kini bola ada di tangan ketua baru. Waktu 30 hari ke depan akan jadi ujian pertama: seberapa cepat Golkar Sumut bisa berlari, dan seberapa solid barisan bisa dijaga. Satu hal pasti, Musda sudah selesai. Golkar Sumut memilih jalan tenang, tapi terarah. (Son)