Batu Bara (MAWARTA) — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara merampungkan penataan Stasiun Limapuluh, Kabupaten Batu Bara.
Wajah baru stasiun tersebut diresmikan sebagai bagian dari peningkatan layanan sekaligus persiapan menghadapi lonjakan penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2026.
Peresmian dilakukan Vice President Divre I Sumut Sofan Hidayah bersama Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, Rabu (11/2/2026).
Penataan Stasiun Limapuluh menjadi salah satu langkah strategis KAI dalam meningkatkan kenyamanan pelanggan, terutama karena stasiun ini merupakan titik penting perjalanan KA Putri Deli di wilayah Batu Bara.
“Penataan Stasiun Limapuluh merupakan kontribusi nyata KAI bagi masyarakat. Dengan fasilitas yang lebih nyaman dan tertata, kami berharap minat masyarakat menggunakan kereta api semakin meningkat,” ujar Sofan.
Sementara itu, Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal menyambut positif renovasi tersebut.
Menurutnya, posisi stasiun yang berada di pusat pemerintahan menjadikan investasi KAI sangat tepat dan berpotensi mendorong aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
“Lokasinya dekat kantor pemerintahan dan pusat aktivitas warga. Semoga semakin banyak kereta yang berhenti di sini dan masyarakat makin memanfaatkan transportasi kereta api,” katanya.
Transformasi yang dilakukan KAI mengubah wajah area pelayanan menjadi lebih modern dan tertata. Fasilitas musala diperluas, toilet dibuat lebih bersih dan terpisah, sementara ruang tunggu kini terasa lebih lega dan sejuk.
Selain itu, penambahan ticketing counter serta pemasangan atap peron yang lebih luas membuat penumpang lebih nyaman saat menunggu kereta, tanpa khawatir hujan atau panas.
Penataan juga dilakukan pada halaman depan stasiun dengan area parkir dan zona penjemputan yang lebih teratur guna memperlancar arus kendaraan.
Plt Manager Humas KAI Divre I Sumut Anwar Yuli Prastyo menyebutkan, Stasiun Limapuluh menunjukkan tren positif dengan total 21.962 penumpang sepanjang 2025.
Tren tersebut berlanjut pada Januari 2026 dengan jumlah keberangkatan mencapai 1.830 orang.
Dengan peningkatan fasilitas ini, Stasiun Limapuluh diproyeksikan siap melayani masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026.
“Kami ingin setiap perjalanan pelanggan terasa aman, nyaman, dan berkesan, terutama saat momen mudik,” ujar Anwar. (Amri Lubis)













